Pameran Sketsa Kota Lama Semarang
Lewat sketsa, ada cinta terhadap Kota Lama Semarang yang ingin terus dilestarikan.
22 Jan 2013


Mberok (1999), Aryo Sunaryo
1 / 2
Semarang Contemporary Art Gallery, bekerjasama dengan Komunitas arsiSKETur dan ORArt ORET berencana menyelenggarakan pameran Sketsa Lansekap dan Bangunan Kota Lama Semarang di awal Februari ini.  Alasannya? Gedung-gedung tua di Kota Lama Semarang menyimpan keindahan artistik yang membuatnya selalu menarik perhatian baik para pelancong yang datang maupun warga ibukota propinsi Jawa Tengah itu.
Tak mengherankan jika wilayah yang berada di menjadi salah satu destinasi pelesir favorit. Tak hanya untuk jalan-jalan, wilayah ini, karena suasanya yang cukup terjaga otentisitasnya, kerap dipakai sebagai lokasi pengambilan gambar beberapa film seperti Gie dan Soegija. Dengan Gereja Belenduk yang bersisian dengan Taman Srigunting sebagai landmarknya, Kota Lama Semarang sesungguhnya menyimpan banyak sudut lain yang jika dieksplorasi secara visual akan menyumbang begitu banyak catatan bagi dunia desain dan arsitektur Indonesia.   
 “Lewat ajang ini, kami ingin menjaga kelestarian Kota Lama tak hanya sebagai cagar budaya, tapi juga sebagai salah satu destinasi wisata sejarah di Semarang,” Radhiah Safitri, manajer Semarang Contemporary Art Gallery mengatakan. Mengapa sketsa yang dipilih menurut perempuan yang biasa disapa Ipiet ini adalah untuk mengakomodir banyaknya anak muda yang dengan tekun melakukan pendokumentasian Kota Lama melalui coretan-coretan sketsa. “Galeri Semarang ingin mengapresiasi karya mereka dalam bentuk pameran,” kata Ipiet.
 Pameran yang akan berlangsung pada 9 – 23 Februari mendatang ini mengajak masyarakat pencinta skesta untuk terlibat. “Siapa saja boleh mengirimkan sketsa Kota Lama Semarang ke alamat Semarang Gallery di Jalan Taman Srigunting No. 5-6, Kota Lama Semarang, 50174. Hanya saja tidak semua karya yang masuk akan dipamerkan nanti. Kami akan melakukan proses kurasi untuk memilih karya-karya mana yang benar-benar layak kami tampilakn dalam pameran ini,” Ipiet mengungkapkan. Telah dibuka sejak beberapa waktu lalu, waktu pengiriman sketsa masih dibuka  hingga akhir minggu ini, atau tepatnya Minggu, 27 Januari 2013. “Kami harap, ini bisa menambah semangat untuk melestarikan Kota Lama Semarang,” tandasnya. (ISA), Foto: Dok. Semarang Gallery

 

Author

DEWI INDONESIA