Kesalahan Setelah Berolahraga
Tips untuk memaksimalkan sesi olahraga

Seringkali tanpa disadari, banyak kesalahan-kesalahan yang kita lakukan selama atau setelah berolahraga yang justru dapat mengurangi manfaat dari olahraga itu sendiri. Berikut enam kesalahan yang sering terjadi:

1. Menggulung matras begitu selesai melakukan yoga atau jenis olahraga yang harus memakai matras dan menyimpanya di ruangan yang gelap. Sisa keringat yang melekat di permukaan matras yang tergulung merupakan tempat tumbuh suburnya bakteri yang banyak berterbangan di udara lembab dan gelap seperti di bawah kolong tempat tidur atau di antara sela-sela lemari.

Solusi: Setelah menggunakan matras sebaiknya keringkan permukaan matras dengan menggunakan lap kering atau kertas tisu. Kemudian gantung di ruangan terbuka hingga permukaan matras kering. Baru Anda bisa menggulungnya, dan menjadi lebih nyaman untuk pemakaian berikutnya.

2. Membiarkan terlalu lama pakaian berkeringat yang melekat pada kulit tubuh. Pakaian yang basah oleh keringat yang bercampur dengan dinginnya udara AC tak hanya menciptakan penyumbatan pada pori-pori kulit dan bakteri penyebab jerawat, tapi juga membuat tubuh mudah masuk angin dan sakit.

Solusi: Selalu sediakan satu hingga dua pasang pakaian ganti berikut pakaian dalam yang bersih dan kering agar tubuh terhindar dari bakteri dan jamur. 

3. Mengonsumsi makanan dan minuman yang tinggi kalori sebagai bentuk penghargaan pada tubuh setelah lelah berolahraga dan telah sukses membakar 250 kalori. 

Solusi: Penting untuk mencukupi rasa puas dengan makanan lezat. Penuhi kebutuhan ini dengan mengonsumsi healhty food, seperti kudapan buah segar dan yogurt atau irisan apel segar dengan selembar keju rendah kalori.

4. Memilih minuman sport drink yang berkalori tinggi.

Solusi: Kembalikan cairan tubuh yang hilang dengan cara konvensional minum air purih atau jika Anda begitu khawatir kehilangan cairan elektrolit, sebaiknya minum low-calorie coconat water.

5. Jemari tangan yang sering menyentuh kulit wajah, seperti menyeka keringat atau menggaruk, sama saja memindahkan bakteri ke wajah Anda.

Solusi: Seka keringat di wajah dengan handuk bersih dan kering atau tisu dan letakkan tak jauh dari posisi Anda berlatih. Dan segeralah mencuci tangan dengan menggunakan cairan sabun antibakteri, gel atau tisu antibakteri.

6. Melewatkan tahap peregangan dan pendinginan begitu selesai berolahraga karena waktu yang sangat terbatas. Hal ini membuat otot-otot tubuh keram, kaku dan kesemutan setelah tahap inti olahraga selesai.

Solusi: Luangkan waktu minimal 10 – 15 menit setelah melakukan olahraga inti agar proses pendinginan dan peregangan sempat Anda lakukan. Lakukan gerakan yang simpel seperti pada gerakan straching di awal.(FF).

Foto: Dok. Corbis

 

 



JOIN OUR COMMUNITY