Penemuan di Balik Koleksi Cruise Perdana Maria Grazia Chiuri untuk Dior
Terinspirasi dari penemuan gua Lascaux, Maria Grazia Chiuri memberikan representasi baru akan wanita lewat koleksi Cruise Dior.

1 / 5
Penemuan gua Lascaux pada tahun 1940, memiliki pengaruh besar pada seniman-seniman pada waktunya. Bagi Georges Bataille, penemuan tersebut merepresentasikan awal dari umat manusia. Kekuatan yang digambarkan pada binatang-binatang seperti rusa, kuda dan kerbau, membawa manusia kembali ke awal dan hubungannya dengan alam, serta awal mula terciptanya seni. Pada tahun 1951, Christian Dior mempergunakan lukisan batu tersebut dan membuatnya ke dalam motif cetak. Keliaran dan feminitas kuno yang turut bertalian erat dengan kemagisan dunia ini, menuntun Maria Grazia Chiuri pada koleksi Cruise pertamanya untuk Dior. Sebuah representasi baru akan feminitas dipersembahkan oleh Chiuri. Kawanan serigala pra historis muncul dari gua Lascaux dan menyatakan posisinya pada material sutra jacquard nan mewah dalam palet warna ocher yang hampir emas. Ia tampil begitu kontras dengan warna hitam, menyaingi motif telapak tangan perempuan yang hadir begitu mengesankan dalam rupa sulaman manik berpalet warna alam. Lewat koleksi ini, Maria Grazia Chiuri kembali menyuarakan savoir-faire khas atelier Dior dan menciptanya ulang untuk menceritakan kisahnya. Sebuah kisah yang mengubah proporsi untuk berkorespondensi dengan pemandangan kontemporer, dimana sport berpadu dengan adibusana, dan tradisi menjadi abstraksi ornamental dan materi melihat statusnya berubah. (GG) Foto: Dok. Joyce Kim
 

 




JOIN OUR COMMUNITY