LOG IN  |  REGISTER

Kisah Garin tentang Soegija


Tak seperti biasa, sutradara Garin Nugroho bertutur sederhana dalam filmnya.
Dewimagazine News

Kisah hidup uskup pribumi pertama Mgr. Soegijapranata diangkat ke layar lebar oleh Garin Nugroho. Berbeda dengan film-film sebelumnya, Soegija tak akan membuat kening penonton berkerut. Sejak awal hingga akhir, cerita berlatar akhir zaman penjajahan Belanda, pendudukan Jepang, hingga kemerdekaan Indonesia. Kisah yang terjadi dalam kisaran 1942 hingga 1946 itu dituturkan dengan bahasa yang komunikatif dengan sisipan guyon segar meski tak lantas berubah jadi film komedi. Budayawan Nirwan Dewanto memerankan uskup yang biasa disapa dengan nama Romo Soegija itu. "Saya sadar betul bahwa pasar film ini adalah masyarakat luas dan bukan festival-festival film internasional seperti film-film saya yang lain. Saya harus bisa menyajikannya sebagai hiburan tanpa membuatnya jadi dangkal. Bagi saya, sebuah hiburan haruslah memuliakan penonton," kata Garin.

Untuk membuat hiburan yang memuliakan itulah, Garin tak main-main melakukan riset tentang sosok Rama Soegija yang dengan meyakinkan diperankan oleh budayawan Nirwan Dewanto. "Kami mempelajari dengan baik biografi dan berbagai informasi tentang Soegija, juga mengambil rujukan berbagai hal yang dapat memberi gambaran pasti tentang bagaimana suasana dan kondisi masyarakat pada zaman itu lewat cerpen Idrus, foto-foto hingga lukisan maestro S. Soedjojono," ungkap Garin. Pertemuan Garin dengan Paus Benedictus II pada tahun 2010 memicu ide untuk membuat film tentang uskup yang kisah hidupnya sudah menarik hati pria kelahiran Yogyakarta 6 Juni 1961 ini sejak lima tahun lalu itu. “Ketika bertemu Paus di Vatikan, saya sama sekali belum punya ide membuat film ini. Tapi dalam satu perbincangan, beliau meminta saya untuk memakai seni untuk bicara membela kemanusiaan. Dan inilah hasilnya, film kemanusiaan yang terjadi dalam hidup Soegija,” katanya. Selain Nirwan, film ini juga dibintangi oleh Butet Kertarajasa, Olga Lydia, Henky Soleman. (ISA), Foto: Dok. SET Film

Up Close & Personal : ATIQAH HASIHOLAN
Dibesarkan di Teater Satu Merah Panggung, sekarang perempuan yang pernah dua kali dinominasikan untuk Piala Citra ini dikenal akan aktingnya di berbagai film terkemuka.
Mencintai Bangsa Bersama Garin Nugroho
Melalui Dongeng Kebangsaan : Dari Jakarta Untuk Indonesia, Garin berusaha mengajak setiap orang untuk mengenal dan mencintai tanah air Indonesia.
Kolaborasi Etro dengan Seniman
Semangat travelling digambarkan dalam motif paisley rancangan dua seniman.
Salvatore Ferragamo Gelar Kisah Ahli Sepatu
Kisah dan legenda para pembuat sepatu dipamerkan di Florence, Italia.

 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 


HIGHLIGHTS
eskapisme wine chili
Nikmati kontras nuansa hacienda Amerika Selatan dengan destinasi wine futuristik...
harum anggur afrika selatan
Biarkan anggur-anggur Afrika Selatan melayangkan imajinasi berlibur kali ini.
resep scotch egg
Sambut hari raya Paskah dengan memasak sendiri hidangan klasik ini.
       JOIN OUR COMMUNITY
                   
INTERACTIVE
tren rambut pendek: feminin vs edgy
Dari gaya rambut Anne Hathaway yang manis atau potongan ultra modern ala Miley Cyrus, yang mana pilihan Anda?
your valentine foot fetish : tod's flat appeal vs jimmy choo’s sexy heel
Merayakan Valentine bersama pasangan, utamakan kenyamanan atau penampilan?
inspirasi riasan: minimalis vs tampilan seksi
Dari karpet merah Golden Globes 2013, gaya riasan Rosie Huntington atau Claire Danes yang akan Anda tiru?

ABOUT US            SUBSCRIBE            PRIVACY POLICY            TERM & CONDITION

Copyright © 2014 Dewimagazine.com. All rights reserved.