Dewi Fashion Knights 2017 : Interpretasi Subkultur Punk dari Toton
Toton menjawab pertanyaan majalah dewi akan apa itu “Modernisme”, melalui koleksi busananya yang bertajuk “Bunga Papan”.

1 / 4
Jakarta Fashion Week 2018, ditutup manis dengan ajang tahunan majalah dewi yakni Dewi Fashion Knights 2017. Toton membuka parade dengan alunan musik dramatis serta lampu yang redup. Satu per satu wanita Toton dalam balutan busana dengan dominasi bahan denim datang silih berganti. Melalui siaran persnya, Toton menyatakan bahwa koleksinya yang bertajuk “Bunga Papan” ini merupakan jawaban serta reaksi yang ia berikan akan apa itu Modernisme. Dikenal dengan rancangannya yang selalu memadukan tradisi dan juga sisi kontemporer, Toton mencoba untuk menyisipkan subkultur punk dari tahun 70an ke dalam koleksinya. Bahan yang digunakan juga merupakan daur ulang dari sisa bahan koleksi Toton terdahulu yang kemudian digabungkan dengan bahan-bahan denim lama. Kedua bahan tersebut kemudian dipadukan dengan bahan pelapis seperti tulle sehingga menciptakan detail-detail bunga serta aplikasi baru yang unik pada pakaian. (KAR) Foto: Dok. Jakarta Fashion Week
 

 




JOIN OUR COMMUNITY