Make P:rem: Skincare Praktis, Hasil Maksimal untuk Gaya Hidup Modern
Imajinasi yang Hidup di Atas Panggung: Teater Musikal Perahu Kertas

Imajinasi yang Hidup di Atas Panggung: Teater Musikal Perahu Kertas

Dalam perjalanan panjangnya melintasi medium dan generasi, kisah Kugy dan Keenan berangkat dari sebuah novel yang lahir dari keberanian bermimpi di usia muda.

Teater Musikal Perahu Kertas membawa kisah Kugy (Alya Syahrani) dan Keenan (Dewara Zaqqi) ke atas panggung dengan kemasan musikal yang hangat. Teater Musikal Perahu Kertas merupakan adaptasi panggung dari novel ikonik karya Dewi Lestari yang ditulis pada tahun 1996, ketika sang penulis masih berusia 20 tahun. Cerita ini mengisahkan perjalanan emosional Kugy, gadis unik yang bercita-cita menjadi penulis dongeng, dan Keenan, pelukis berbakat yang harus berhadapan dengan keinginan ayahnya.

Pertemuan Kugy dan Keenan di kampus mereka menjadi awal dari hubungan penuh rasa, yang sempat terhalang oleh kesalahpahaman dan kehadiran pasangan lain. Penonton diajak menyelami proses pendewasaan, pencarian mimpi, dan takdir cinta kedua tokoh ini.

Tata Artistik dan Desain Panggung yang Memikat
Pementasan ini mempertemukan dunia musik, sastra, dan teater dalam satu pengalaman pertunjukan, dengan stage design apik yang menjadi salah satu elemen paling menarik dalam teater musikal ini. Instalasi panggung utama yang berada di tengah dapat berputar berubah mengikuti jalannya cerita, membangun suasana setiap adegan dan membuat perubahan setting terasa dinamis dan mengalir, seolah panggung bernapas seiring perkembangan emosi karakter. Properti panggung dirancang dengan detail dan kreativitas tinggi, menciptakan kesan hidup dan membawa penonton masuk ke dunia Kugy dan Keenan. 

Advertisement

Kostum dan Representasi Karakter
Kostum yang dikenakan oleh setiap karakter dirancang untuk merepresentasikan sifat dan kepribadian masing-masing tokoh. Pemilihan warna, potongan, dan detail kostum disesuaikan dengan kebutuhan karakter serta perjalanan emosional yang mereka alami. Color palette yang digunakan untuk kostumnya pun terasa dengan konsisten mendukung karakter peran. 

Supporting Act yang Menghidupkan Cerita
Selain Kugy dan Keenan sebagai pusat cerita, karakter Eko (Fathur Ojak) dan Noni (Putri Indam Kamila) hadir sebagai supporting act yang memberikan keseimbangan emosional dalam pertunjukan. Sebagai sepasang kekasih dan juga sahabat Kugy serta Keenan sejak masa kuliah hingga dunia kerja, keduanya tampil dengan karakter yang humoris dan menghibur. Dialog-dialog yang ringan dan relatable membuat penonton merasa dekat dengan karakter Eko dan Noni, sekaligus memberi jeda emosional yang menyegarkan di tengah konflik cerita.

Pada akhirnya, Teater Musikal Perahu Kertas menjadi tontonan yang sangat direkomendasikan untuk disaksikan bersama keluarga maupun sahabat. Karakter yang kuat, musik yang megah, tata artistik yang hidup, serta koreografi yang enerjik membungkus keseluruhan pertunjukan menjadi pengalaman yang menghibur dan berkesan.

Teater Musikal Perahu Kertas dipentaskan di Ciputra Artpreneur, Jakarta. Dipersembahkan oleh Indonesia Kaya dan Trinity Entertainment Network, berkolaborasi dengan Trinity Youth Symphony Orchestra (TRUST), musikal ini berlangsung hingga 15 Februari 2026 dengan total 21 pertunjukan.

Teks: Kinar Laimaura
Editor: Mardyana Ulva

Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Make P:rem: Skincare Praktis, Hasil Maksimal untuk Gaya Hidup Modern

Advertisement

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.