Sejauh Mata Memandang, Ksatria Pertama Dewi Fashion Knights 2018
Chitra Subyakto melalui sejauh mata memandang terpilih menjadi ksatria pertama, menjelaskan kepada dewi tentang arti seorang pahlawan.

“Melalui Sejauh Mata Memandang, kami ingin memberikan sebuah selebrasi kepada tanah air, yang mencakup perwujudan dari rasa, cita, budaya, dan manusianya sendiri. Senang sekali tahun ini kami bisa menjadi bagian dari sebuah gelaran bergengsi, dan bergabung dengan para kesatria yang lain,” ujar Chitra Subyakto, penggagas Sejauh Mata Memandang.
 
Karya yang akan dipersembahkan Sejauh Mata Memandang di DFK 2018 terinspirasi dari dua hal; women empowerment dan cerita dongeng klasik. Indonesia memiliki banyak sekali cerita dongeng, namun sekarang ini makin kurang terdengar, sebagian bahkan terlupakan. Itulah alasan Chitra mengangkat tema folklore pada karya persembahannya tersebut. Berbicara mengenai heroes, menurut Chitra, semua orang adalah pahlawan dalam caranya masing-masing.
 
“Untuk Sejauh Mata Memandang, ibu-ibu pengrajin kami adalah real heroes, “ ujarnya. Mereka rutin mengerjakan pekerjaan rumah tangga setiap harinya tanpa jam kerja yang pasti. Di saat bersamaan, mereka menjalani passion mereka, yaitu membatik. Untuk koleksi ini, Sejauh Mata Memandang bekerja sama dengan ibu-ibu dari dusun Marunda. (DINDA PRAMESTI) Foto: Tody Harianto.
 
Simak lebih lengkap mengenai Chitra Subiyakto dan Sejauh Mata Memandang dengan mengunduh aplikasi resmi Majalah Dewi di Google Play Store ataupun App Store.
 

 



JOIN OUR COMMUNITY