Bulk Buying? Awetkah Makanan Anda Di Kulkas?
Makanan mempunyai daya ketahanan yang berbeda-beda, apakah bijak untuk melakukan bulk buying?
2 Apr 2020




Dengan dikeluarkannya himbauan untuk melakukan physical distancing dan diterapkannya kebijakan work from home, masyarakat dianjurkan untuk melakukan kegiatan di dalam rumah. Hal ini penting dilakukan untuk menghentikan penyebaran virus COVID-19, lalu bagaimana caranya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari ketika kita harus selalu berada di rumah?
 
Beragam swalayan kini telah menerapkan layanan antar belanja dimana para konsumen dapat belanja tanpa harus keluar rumah, beberapa jasa maupun ojek online juga dapat membantu Anda belanja tanpa harus keluar rumah. Namun, berapa banyak hal yang harus Anda beli untuk menghadapi pandemi ini? Tak sedikit orang yang melakukan bulk buying untuk mempersiapkan stok makanan agar tidak kerap belanja, namun perlu diperhatikan bahwa setiap makanan mempunyai jenis-jenis ketahanan yang berbeda-beda ketika dimasukkan kedalam kulkas maupun freezer.
 
Sebelum memutuskan untuk berbelanja, sebaiknya ketahui dahulu berapa umur penyimpanan makanan tersebut agar tidak over buying dan malah menyisakan banyak makanan yang tidak bisa dimakan. Berikut daftarnya.
 
Ketahanan makanan saat disimpan di Kulkas:
  • Apel: 3 pekan
  • Brokoli: 1 pekan
  • Kembang Kol: 1 pekan
  • Bayam: 3 hari
  • Kale: 3 hari
  • Lemon dan jeruk: 3 pekan
  • Selada: 5 hari
  • Jamur: 1 pekan
  • Strawberry: 3 hari
  • Hard cheese: 4-6 bulan (dalam kemasan yang belum dibuka)
  • Butter: 3 bulan
  • Cream Cheese: 2 bulan (kemasan belum dibuka)
  • Telur: 3-5 pekan
  • Susu: 1 pekan
  • Sour Cream: 3 pekan
  • Tahu: 3 pekan
  • Yogurt: 2 pekan
  • Sosis Mentah: 1 pekan
  • Ayam Mentah: 1-2 hari
  • Telur rebus matang: 1 pekan
  • Udang Mentah: 2 hari
  • Fillet Ikan: 2 hari
 
 

 

Author

DEWI INDONESIA