Desainer Icha Lim, Gelar Fashion Show Ramadan “The Magical Garden” di Hotel Sultan
Setelah sukses gelar fashion show di museum Mandiri beberapa waktu lalu, kembali desainer Icha Lim menampilkan 16 look brand ICLdi Ruang Kudus, The Sultan Hotel, Jakarta, Senin (27/5/2019).

1 / 7
Bulan suci Ramadan selalu menjadi berkah untuk semuanya, diantaranya keberkahan untuk para desainer Indonesia untuk berkreasi dan menampilkan karya busana muslimnya.

Dari sekian banyak desianer Indonesia yang menampilkan karya busana muslimnya satu diantaranya adalah desainer Icha Lim melalui brandnya yaitu Inccredible Clothing Line (ICL), yang memperkenalkan karya busana muslimnya bertemakan The Magical Garden.  

Icha Lim dalam gelaran press conference, mengunkap bahwa  16 look yang diperkenalkan dalam gelaran fashion show edisi Ramadan ini banyak memadukan detail bahan organza, tulle, dan motif payet yang dikemas dalam show msulim wear yang modest wear  dalam tema miracle garden dengan sentuhan bunga-bunga soft color yang romantic.

“Saya juga memunculkan sisi keeleganan sebuah busana yang sangat sesuai sekali dengan miracle garden terinspirasi dari bunga-bunga yang ada di Dubai," terangtr Icha Liem. 

Warna yang dipilih untuk ditampilkan dalam koleksi kali ini terbagi menjadi tiga bagian yakni grey, white dan pink karena menurutnya ketiga warna tersebut lebih cocok untuk Ramadan tahun ini.
Mini capsule collection dengan tema "The Magical Garden" ini diharapkan dapat menjadi "opening teaser" untuk preview bagi media dan buyer sebelum launching koleksi perdana sebagai brand ready to wear di bulan September tahun ini.

Icha Lim sendiri, memulai kreativitas di bidang fashion pada tahun 2000, Icha Liem belajar membuat busana yang saat itu masih diproduksi untuk kebutuhan pribadi dan pesanan dari kerabat terdekat.

Berawal dengan workshop yang di kerjakan sendiri di rumahnya, brand ICL berbentuk dengan team produksi yang masih sangat terbatas. Sembilan belas tahun merintis secara perlahan dengan order corporate dan custom couture, ICL ditahun 2018 memutuskan mengembangkan ke divisi ready to wear.

Saat beranjak dari customade clothing line ke ready to wear benang merah dari ICL di tahun 2000 -2019 tetap sama yakni sentuhan kemewahan dan sisi romantis dalam setiap koleksi yang dibuat.
 
 
 

 



JOIN OUR COMMUNITY