Menilik Ke Dalam Sejarah Rumah Mode Dior Melalui Pameran Christian Dior: Designer of Dreams
Dior mempersembahkan sebuah pameran yang menyuguhkan kisah dan karya sang rumah mode yang berdiri sejak 1947

1 / 9
Rumah mode Dior menggelar pameran besarnya bertajuk Christian Dior: Designer of Dreams di Museum Victoria & Albert, London, dari 2 Februari hingga 14 Juli 2019. 

Pameran tersebut merupakan sebuah restrospektif dari rumah mode yang berdiri sejak 1947 hingga sekarang, memaparkan kreasi tampuk kepemimpinan kreatif, Christian Dior dan para couturier penerusnya dimulai Yves Saint Laurent, Marc Bohan, Gianfranco Ferre, John Galliano, Raf Simons, dan sejak 2016, Maria Grazia Chiuri. 

Berdasar pada pameran sebelumnya di Paris, kurator Oriole Cullen meramu 60% muatan baru yang tentu saja kental akan unsur-unsur Britannia. Christian Dior sendiri dikenal akan kepandaiannya melihat peluang bisnis dan dekat dengan para klien Inggris. Tak heran jika gaun ikonik Putri Margaret yang dikenakan pada ulang tahunnya ke 21 mendapat sorotan.

Narasi pameran dimulai dengan jaket pagi ikonik dari kain shantung The Bar, The New Look. Section The Dior Line, merupakan 10 esensi tampilan karya Christian Dior selama 1947-1957, sedang Dior in Britain dipenuhi karya dan objek yang menyiratkan kecintaan sang desainer pada Inggris. Sebuah section khusus didedikasikan untuk karya-karya Haute Couture direktur kreatif penerus.

Berbeda dengan pameran sebelumnya di Paris, pameran Dior kali ini dapat memuat lebih banyak hasil kreasi direktur kreatif Maria Grazia Chiuri. Chiuri, direktur kreatif wanita pertama di sejarah rumah mode Dior, menawarkan sudut pandang yang berbeda, dari seorang wanita, yang juga memiliki anak perempuan. (Ni Luh Sekar) Foto: NLS

 



JOIN OUR COMMUNITY