Gelut Cathy Sharon Menjadi Seorang Businesswoman
Mengawali karirnya sebagai seorang model Cathy Sharon kemudian beralih ke dunia bisnis agar mempunyai waktu yang lebih banyak bersama sang buah hati



Tekun dan ambisius memang sudah menjadi jati diri Cathy Sharon, tahun ini pun ia sudah dapat menggambarkan berbagai proyek baru yang akan ia kerjakan. “Ini kejutan, jadi saya tidak bisa memberitahu banyak, ya. Tapi tahun ini rencananya saya akan mengeluarkan sebuah proyek baru,” tutur Cathy dengan penuh antusias. Pancaran wajahnya seakan menggambarkan rasa menggebu yang ada. Ia menyebutkan bahwa proyek kali ini merupakan proyek yang sudah ia rencanakan dari lama.

Memulai karirnya sebagai seorang model, namanya kian dikenal ketika ia menjadi seorang video jockey (VJ) untuk acara televisi swasta. Selain menjadi seorang VJ, wanita keturunan Prancis ini pun telah merambah dunia seni peran dan juga menjadi seorang presenter. Yang terakhir, masih digelutinya hingga kini. Sekarang, wajah Cathy dapat kita lihat di sebuah acara televisi swasta yang membahas tentang segala hal seputar ibu, anak, dan keluarga.

Menikah pada tahun 2012, Cathy Sharon telah dikaruniai seorang anak laki-laki dan perempuan. Sang buah hati menjadi motivasi yang mendorongnya untuk mengubah haluan dan terjun ke dunia bisnis. Alasannya sederhana, ia ingin menyediakan waktu yang lebih untuk kedua buah hatinya, Jacob dan Carla. “Sebagai seorang business woman, saya dapat mengatur jadwal saya sendiri, sehingga bisa memiliki waktu yang lebih dengan anak-anak” jelasnya.

Di tahun 2015, wanita yang bernama lengkap Catherine Sharon Gasnier ini meluncurkan produk kudapan ringan yang berbahan dasar dari daun kale yang bernama The Kale Tale bersama kedua adiknya. “Beberapa teman saya kerap bertanya, apakah tidak susah untuk berpindah dari dunia hiburan ke dunia bisnis. Menurut saya, terkadang tidak apa-apa untuk keluar dari zona nyaman. Pada saat yang sama, saya belajar banyak dari dunia bisnis,” ucapnya. Pada awalnya, Cathy memang mengalami kesulitan, namun seiring waktu berjalan, ia perlahan-lahan menjadi lebih mahir.

“Terkadang hal yang diperlukan saat berbisnis ialah mempunyai intuisi bisnis yang tepat. Itu yang awalnya menjadi sebuah tantangan bagi saya. Namun dengan kerja keras dan selalu memberikan yang terbaik, seiring bergulirnya waktu, saya menjadi terbiasa dan lebih memahami keputusan apa yang harus diambil,” jelasnya. Hal ini dibuktikan dengan melebarkan bisnisnya. Selain bisnis kuliner, kini Cathy berkecimpung ke dalam industri bisnis kecantikan. Bekerja sama dengan merek lipstik lokal, pada tahun 2017, ia meluncurkan produk kecantikan pertamanya, Cathy Sharon: Urban Lips. (AU) Foto: Hendra Kusuma

 



JOIN OUR COMMUNITY