Gina S. Noer Tentang Hasratnya akan Film Keluarga
Keluarga punya makna yang signifikan dalam kehidupan dan kekaryaan sutradara film “Dua Garis Biru” ini.
28 Jan 2020




Tahun 2019 boleh jadi adalah tahunnya sutradara Gina S. Noer. Entah itu sebagai produser adaptasi ulang film Keluarga Cemara, sutradara Dua Garis Biru, hingga penulis naskah film Bebas, karya Gina disambut baik oleh publik. Cerita keluarga menjadi elemen yang kental terasa dalam karya-karyanya.

“Saya sempat merenungi itu karena pasti tidak mungkin saya tiba-tiba concern dengan [cerita] keluarga,” katanya kepada Dewi beberapa waktu silam. Ia pun bercerita salah satu momen signifikan dalam hidupnya adalah kala ia menulis biografi Presiden Republik Indonesia Ke-3, B. J. Habibie. “Saya ingat betul dia bilang bahwa dia sangat percaya dengan peran keluarga, terutama peran ibu. Buat dia, keluarga yang baik bisa menghadirkan orang-orang yang lebih berguna buat bangsa,” lanjut Gina.

Omongan Habibie rupanya amat membekas di benak Gina. Setelah direnungi cerita tentang keluarga memang menjadi bentuk terapinya. Ada banyak pertanyaan soal keluarga yang berkecamuk di bangunan kepala produser, sutradara, penulis naskah, dan penggagas Wahana Kreator Nusantara itu. Pula perihal akar dan bagaimana menjadi ibu.

Di samping itu, Gina juga menilai cerita-cerita tentang keluarga adalah satu hal yang universal. “Ketika saya ngomongin keluarga itu saya bisa membuat banyak orang, termasuk diri saya, merefleksikan diri mereka. Dan seandainya mereka ada di posisi orangtua seperti saya, mereka bisa meghentikan hal-hal yang baru kita sadari ini tuh enggak baik buat dirinya dan anak-anak mereka,” jelasnya lagi.

Menurutnya cerita bisa menyebarkan banyak hal baik jika dibuat dengan baik. Termasuk persoalan keluarga. Itulah kenapa ia punya hasrat yang begitu besar untuk membuat dan membagikan cerita-cerita keluarga. Ditambah lagi posisinya sekarang sebagai ibu membuat ia menyadari betul bahwa di masa yang akan datang anak-anaknya akan hidup berdampingan dengan anak-anak dari keluarga lain. Maka karya-karyanya setidaknya ia buat untuk mempersiapkan dan memandu anak-anaknya ketika tumbuh besar. (SIR). Foto: Tody Harianto.



 

 


Topic

Profil

Author

DEWI INDONESIA