Laga Gaya Dara Modern TRESemmé 

Tiga perancang beradu visi perempuan modern dalam arena masa kini: Saya, Natalia Kiantoro, dan ISSHU menggebrak gelaran persembahan TRESemmé.
Tiga muse TRESemmé, dari kiri ke kanan: Helen Hiu, Pevita Pearce, dan Zsa Zsa Utari.

Alkisah, rambut didapuk sebagai mahkota seorang perempuan. Pun, dalam kehidupan urban yang bergerak cepat, bagaimana cara memaknai mahkota para puan dewasa ini?

Gelaran “Your Day, Your Runway” persembahan TRESemmé di Jakarta Fashion Week 2026, tiga perancang berusaha memaknai femininitas dewasa ini: Saya, Natalia Kiantoro, dan ISSHU. Lebih dari sekadar pelesir, karya, dan pesta, jenama-jenama ini menubuhkan esensi keperempuanan dalam hingar-bingar modernitas.

TRESemmé menghadirkan konsep yang menarik, mengintip semarak perempuan modern dalam tiga suasana: bekerja, bepergian, dan bersantai. Tiga muse dipilih mewakili gelora masing-masing kegiatan. Pevita Pearce menampilkan gaya pelesir dalam busana Saya, Zsa Zsa Utari berbalut busana main nan trendi dari ISSHU, sedangkan Helen Hiu mewakili girlboss kantoran dalam balutan Natalia Kiantoro.

Advertisement

Gadis gadis Saya merambah lautan dalam gaun terawang melambai-lambai: organza, sifon, bahkan katun, berpayas perak dan mutiara. Ia melebur dalam ombak dengan helai yang hanya sedikit melapisi kulit, berhias sepenggal kerlip perhiasan Clarissa Kwok. Chic, pun penuh kepercayaan diri dalam helai-helai halus: memeluk belantara dan lautan.

Tirai bulatan perak berbirai-birai berdenting, beradu dengan lempeng-lempeng logam bak zirah Romawi. ISSHU menggandeng penata busana Allysha Nila untuk merangkai ronce logam khas ISSHU menjadi karya seni pakai dalam bentuk tas tangan, sarung tangan dengan beading, hingga apron. Ini adalah gladiator-gladiator modern, menjajaki pertarungan gaya di koloseum penuh gemuruh musik tekno.

Natalia Kiantoro hadir dengan tajam presisinya; pun, ada nuansa jenaka yang trengginas. Aksen cutout khas Natalia memotong padu-padan bahan menjadi geometri beraneka rupa. Bak dualisme seorang gadis, yang kaku dan solid bersanding dengan yang kerut-kemerut membuai. Puan-puan Natalia Kiantoro bertahta dalam singgasana korporatnya—kenes, pun tetap tangguh dan bernas.

Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Fantasi Feminin Miracle Runway

Next Post

Menziarahi Hikayat Serumpun dalam "ASEAN Fashion Parade

Advertisement

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.