Pilihan Resto Elegan untuk Dinner di Marina Bay Sands
Lampu Dior Maison Corolle oleh Noé Duchaufour-Lawrance: Saat Siluet Couture Menjadi Desain Interior

Lampu Dior Maison Corolle oleh Noé Duchaufour-Lawrance: Saat Siluet Couture Menjadi Desain Interior

Apa jadinya jika siluet fashion ikonis menjadi objek rumah? Di Salone del Mobile, Dior Maison menjawabnya bersama Noé Duchaufour-Lawrance lewat lampu yang terasa seperti potongan couture, menyatukan desain, fashion, dan kriya dalam satu bentuk.

Inspirasi utamanya datang dari siluet ikonis New Look milik Christian Dior, khususnya rok Corolle. Bentuk lampu dibuat menyerupai lipatan kain yang lembut dan mengalir. Hasilnya terasa ringan dan elegan, seolah bukan benda keras. Inilah yang membuatnya berbeda. Lampu ini tidak hanya berfungsi menerangi, tetapi juga menghadirkan bahasa desain yang dekat dengan dunia couture.

Dari sisi material, ada dua pendekatan utama. Pertama adalah kaca yang dibuat dengan teknik tiup tradisional dari Murano. Proses ini dilakukan secara manual, sehingga setiap lampu memiliki karakter yang unik. Saat dinyalakan, cahaya akan menembus kaca dan menciptakan efek transparansi serta pantulan yang halus.

Advertisement

Pendekatan kedua menggunakan anyaman bambu madake yang dikerjakan oleh pengrajin di Kyoto. Bambu dipotong, dirapikan, lalu dianyam dengan sangat detail hingga membentuk struktur menyerupai pola cannage, salah satu ciri khas Dior. Hasilnya terasa lebih hangat dan organik, sekaligus tetap terlihat mewah.

Yang membuat koleksi ini menonjol bukan hanya desainnya, tetapi juga proses di baliknya. Setiap lampu dibuat dengan perhatian tinggi terhadap detail dan waktu pengerjaan yang panjang. Ini bukan produk massal, melainkan karya yang membawa nilai craftsmanship dan tradisi.

Lampu Corolle hadir dalam beberapa ukuran, mulai dari lampu meja hingga versi portabel. Warna yang digunakan juga mengikuti palet khas Dior, yaitu abu-abu, merah muda, dan putih. Detail kecil seperti pegangan dan ukiran inisial “CD” juga hadir memperkuat identitas brand.

Melalui koleksi ini, Dior Maison menunjukkan bahwa desain interior bisa memiliki kedalaman cerita yang sama kuatnya dengan fashion. Lampu tidak lagi sekadar fungsi, tetapi menjadi bagian dari ekspresi gaya hidup.

Dengan kontribusi dari Abigail Sarah, kontributor Dewi dari Milan.

Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post
Pilihan Resto Elegan untuk Dinner di Marina Bay Sands

Pilihan Resto Elegan untuk Dinner di Marina Bay Sands

Advertisement

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.