Delapan Pilihan Rona Merah untuk Bibir yang Memikat
Mengenal Mitos Detoks dan Cara Alami Mendukung Kesehatan Tubuh

Mengenal Mitos Detoks dan Cara Alami Mendukung Kesehatan Tubuh

Di tengah popularitas jus dan teh detoks, tubuh sebenarnya telah memiliki sistem alami untuk memproses dan membuang zat sisa setiap hari.
1

Kita kerap tergoda dengan janji-janji detoksifikasi ketika mengonsumsi jus detoks, teh pelangsing, hingga berbagai suplemen, yang menjanjikan tubuh lebih “bersih”, Detoksifikasi sering kali dipahami sebagai sesuatu yang perlu dilakukan secara khusus,adahal, tubuh manusia sebenarnya sudah memiliki sistem detoksifikasi alami yang bekerja setiap hari.

Menurut Ishabella, co-founder Micro Mindfulness sekaligus ahli gizi terdaftar, detoksifikasi bukanlah proses yang khusus. Tubuh kita sendiri punya mekanisme detoksifikasi ini, dengan hati, ginjal, saluran pencernaan, paru-paru, kulit, dan sistem limfatik  yang memiliki perannya masing-masing dalam memproses serta mengeluarkan zat sisa dari tubuh. 

Mitos: Tubuh Perlu Di-“Detox” dengan Produk Khusus

2

Detoks sering diasosiasikan dengan konsumsi jus, teh, atau bubuk tertentu selama beberapa hari. Namun, tubuh sebenarnya tidak menunggu kita melakukan detox challenge untuk mulai bekerja. Sistem pembuangan limbah berlangsung secara berkelanjutan selama 24 jam.

Advertisement

“Liver atau hati kita memproses berbagai zat yang masuk ke tubuh, termasuk obat-obatan dan hasil metabolisme,” jelas Ishabella. “Ginjal menyaring darah dan membuang zat sisa melalui urine, sementara usus membantu mengeluarkan limbah melalui feses. Paru-paru pun terus membuang karbon dioksida setiap kali kita bernapas.”

Bahkan, sebuah kajian kritis ilmiah tahun 2015 yang dirujuk olehnya menyebutkan bahwa belum terdapat bukti uji klinis yang membuktikan teh, jus, atau bubuk komersial dapat “membilas racun” secara instan. 

“Detoks bukanlah sebuah kegiatan khusus. Tubuh memiliki jalur alami yang bekerja setiap hari untuk menjalankan fungsinya,” ujar Ishabella. 

Jadi, Apa yang Bisa Dilakukan?

3

Alih-alih mencari produk yang menjanjikan proses detoks instan, Bella menyarankan agar fokus nutrisi kita dialihkan pada kebiasaan yang membantu organ-organ tersebut menjalankan fungsinya dengan baik. Pola makan yang memadai, tidur berkualitas, aktivitas fisik, dan kebiasaan sehari-hari yang sehat menjadi bagian dari upaya tersebut. 

“Salah satu yang tidak kalah penting adalah menjaga kesehatan sistem pencernaan melalui konsumsi serat. Serat tidak hanya membantu memberikan massa pada sisa makanan sehingga mendukung buang air besar secara teratur, tetapi juga menjadi makanan bagi mikroba baik di dalam usus,” jelasnya lagi.

Teks: Lunetta Maliha

Editor: Mardyana Ulva

Previous Post
13

Delapan Pilihan Rona Merah untuk Bibir yang Memikat

Advertisement
Sign in