Pameran Alihan Menampilkan Ratusan Gambar Kertas dari Hanura Hosea
Diselenggarakan dii galerikertas studiohanafi, pameran Alihan menjadi sebuah jurnal fantasi dari Hanura Hosea.


1 / 4
Hanura Hosea merupakan perupa kelahiran Wates, Jawa Tengah, 1966. Setelah aktif berkarya di Yogyakarta dan berpameran di dalam dan luar negeri, ia saat ini menetap di Jerman. Galerikertas studiohanafi menghadirkan pameran tunggal Hanura Hosea bertajuk Alihan. Pameran ini berlangsung sepanjang 2 November-2 Desember 2019 ini merupakan pameran tunggal penutup untuk program galerikertas studiohanafi di tahun 2019.

 
Pada pameran Alihan, Hanura membawa gambar-gambar kertas sejumlah 245 buah. Kertas-kertas yang bercakap melalui garis dan kertas tersebut menghasilkan bidang gambar yang terbagi dalam tiga ruang yaitu Museum, pabrik, dan ruang pamer.


Pembukaan pameran Alihan berlangsung pada Sabtu, 2 November 2019 dan dibuka oleh Hanafi selaku penggagas galerikertas studiohanafi dan Ugeng T. Moetidjo, perupa dan penulis.

 
Selain itu, pameran turut diramaikan oleh penampilan musik dari Deugalih, musisi multi-instrumen dan multi-genre yang telah melahirkan empat album indie. Saat ini menetap di Yogyakarta.
 
 “Gambar adalah alihan yang menawarkan jeda. Ia lengkap tapi bergembira dibubuhi dimensi.” kata Hanura Hosea. Menurut Ugeng, karya Hanura Hosea, tetap dengan watak gambar tuturnya, atau gambar dalam watak bertuturnya. Bidang gambar merupakan ruang untuk pengisahan moral sosial dan kali ini, ia menjaga jarak dari politik, untuk jadi lebih domestik. Foto: studiohanafi
 
 

 

 

Author

DEWI INDONESIA