Menjelajah Sejarah Klan Targaryen di Prekuel “Game of Thrones”
HBO resmi mengumumkan prekuel “Game of Thrones”



Musim terakhir Game of Thrones memang sudah selesai—dan bukan dengan akhiran yang memuaskan banyak penggemar. Akan tetapi petualangan di tanah Westeros belum akan berakhir. Sebab, HBO secara resmi mengumumkan serial baru yang menjadi prekuel Game of Thrones.

House of Targaryen diusung menjadi serial prekuel ini. Ceritanya akan didasarkan pada buku karangan George R. R. MartinFire and Blood, yang mengisahkan sejarah klan Targaryen. Prekuel ini nantinya akan berlatar 300 tahun sebelum rentetan peristiwa yang diceritakan dalam serial Game of Thrones. Termasuk perang saudara legendaris antaranggota klan Targaryen yang disebut “Dance of the Dragons”

Jelang penghujung musim terakhirnya, memang santer terdengar rumor pembuatan prekuel dari Game of Thrones. Awalnya serial itu akan menceritakan The Long Night alias malam panjang dan sejarah awal mula kemunculan White Walkers serta kemunduran peradaban di Westeros dari The Golden Age of Heroes ke masa tergelapnya.

Prekuel yang diberi judul sementara Bloodmoon tersebut bahkan sudah mengumumkan bintang-bintang yang akan ikut serta di dalamnya. Naomi Watts salah satunya. Pun sudah memulai proses pengambilan gambar pada awal tahun ini. Namun, kemudian serial tersebut dibatalkan (atau ditunda?) dan HBO pun mengumumkan House of Targaryen sebagai prekuel pertama dari Game of Thrones.

 
George R. R. Martin (tengah), penulis seri novel "Song of Ice and Fire" dan novel Fire and Blood akan terlibat dalam penulisan skenario prekuel Game of Thrones, House of Targaryen.
Belum ada detail lebih lanjut mengenai alur besar serial ini atau pun pemilihan pemain. Yang jelas, mengingat latar ceritanya yang berada jauh sebelum peristiwa perang antar-lima raja, bisa dipastikan tak akan ada wajah-wajah karakter dari serial orisinalnya. Akan tetapi, konon klan Stark—yang juga klan tertua dalam semesta Westeros—masih akan muncul dalam cerita ini.

Meski rincian tentang serial prekuel ini masih serba gelap, tapi rasanya para penggemar Setia Game of Thrones bisa menenangkan diri karena George R. R. Martin sendiri akan langsung terlibat dalam penulisan naskah serial yang kabarnya terdiri dari 10 episode ini. Tak sendiri, Martin akan mengembangkan ceritanya itu bersama Ryan Condal. Sementara Miguel Sapochnik, sutradara dari episode “Battle of the Bastards” dan “The Long Night”  dalam serial Game of Thrones, didapuk menjadi showrunner dari House of Targaryen ini. (SIR). Foto: Dok. Istimewa.


 

 


Topic

TV and Movies

Author

DEWI INDONESIA