Terobosan Empat Ilmuwan Perempuan Pilihan L’Oreal-Unesco For Women in Science
Kontribusi dari empat ilmuan perempuan ini diharapkan dapat menemukan solusi pembangunan yang berkelanjutan.


1 / 3
Berdasarkan data UNESCO Institute for Statistics, meskipun angka ilmuan perempuan di dunia sains terbilang rendah, namun dalam perjalanannya terlihat peningkatan yang signifikan.


Program L’Oreal-Unesco For Women in Science (FWIS) dirancang sebagai ruang yang mendukung ilmuan perempuan untuk memberikan kontribusi nyata. Acara ini memberikan penghargaan bagi peneliti perempuan dari berbagai belahan dunia.


Telah berjalan selama 16 tahun bekerja sama dengan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO, kali ini ada empat ilmuan perempuan Indonesia yang menerima penghargaan dan dukungan atas usaha mengembangkan inovasi ilmiah yang berguna untuk pembangungan yang berkelanjutan.


Mereka adalah Dr. Sc. Widiastuti Karim yang memperlajari fungsi Green Fluorescent Proteins (GFP) untuk mengatasi masalah pemutihan karang, M.s, Dr.rer.nat. Ayu Savitri Nurinsiyah, M.IL.,M.Sc dengan penemuan potensi keong darat bagi kesehatan,  Dr. Swasmi Puwajanti ,M.Sc  yang mengembangkan super nanoadsorben multi-fungsi berbasis magnesium oxide dari bittern untuk dekontaminasi air, dan Dr. Eng.Osi Arutanti, M.Si membeberkan alternatif fotokatalis material yang efisien dan dapat diaktivasi melalui tenaga surya sehingga pencemaran air bisa diatasi. (WHY) Foto: L’Oreal Indonesia
 
 
 

 

 

Author

DEWI INDONESIA