Michael Kors Fall/Winter 2020: Alternatif Eskapis Michael Kors
Deretan cape dan sweater menjadi tawaran alternatif Michael Kors akan ide eskapisme
13 Feb 2020


1 / 7
Bicara eskapisme, biasanya Anda diajak menuju dunia fantasi sarat tumbuhan tropis. Atau imaji akan perjalanan menuju tempat-tempat eksotis. Namun, Michael Kors punya ide lain akan eskapisme—ide yang lebih privat dan lebih praktikal: disconnect.

Dalam siaran persnya, Michael Kors mengatakan kreasinya untuk koleksi Fall/Winter 2020 terinspirasi dari perasaan untuk kabur dari segalanya. Apalagi di tengah situasi yang membuat kita kian terkoneksi satu sama lain secara intens. Dan ketika semua itu terasa sudah begitu memuakkan, selalu timbul dorongan untuk melarikan diri ke daerah pinggir kota.

“Karena kita tak bisa selalu melakukan itu, maka kami melihat bagaimana cara memberikan privasi dan kenyamanan itu di lingkungan urban, tentu dengan sentuhan kemewahan yang Anda butuhkan,” kata Michael Kor dalam siaran persnya.

Hal ini ia lakukan dengan menciptakan sederet cape dan sweater. Termasuk interpretasi ulang dari cape yang pernah dikenakan Naomi Campbell di peragaan tahun 1999. Ada pula setelan jas Prince of Wales yang dipadukan dengan rok pleats.

Ini memang bukan kali pertama Michael Kors menghadirkan koleksi terinspirasi dari daerah pinggir kota dan sedikit sentuhan equestrian. Namun, ini merupakan salah satu yang meninggalkan impresi kuat. (SIR). Foto: Michael Kors.




 
 

 


Topic

Runway Report

Author

DEWI INDONESIA