
Di Pegunungan Alpen Prancis, musim panas adalah paradoks yang ayu: lembah berumput hijau berpadu dengan puncak salju nan putih. Tidak heran bahwa jenama Club Med menghadirkan pelesir khas Europeen yang khas di musim panas lalu. DEWI melawat ke pesanggrahan Club Med Alpes di dua desa pedalaman Prancis ini, Valmorel dan Tignes.

Jelajah Alam di Valmorel
Valmorel adalah sebuah kota pedesaan kecil, dengan Club Med Valmorel menjulang di puncak bukit. Lebih sering dikenal sebagai resor ski untuk turis domestik Prancis, Club Med Valmorel menjelma jadi markas jelajah alam selama musim panas.
Dua aktivitas yang utamanya ditawarkan adalah hiking mendaki jalur setapak di pegunungan dan bersepeda keliling desa—mengkaji kesabaran dan menguji kebugaran. Untuk hiking, tamu pertama menaiki gondola ke titik kumpul, melewati padang gembala sapi. Dari sana, tamu diajak mengembara ke jalur setapak melewati lembah hijau penuh bunga-bunga liar musim panas nan cantik. Jalur disesuaikan dengan jarak tempuh dan lama perjalanan yang diinginkan. Dalam perjalanan pulang, di titik peristirahatan sebelum sampai di resor, tim Club Med Valmorel menanti pendaki yang lelah dengan nampan buah potong dan bar jus.






Ketika bersepeda gunung, tamu diajak menuruni lembah menuju jantung hamlet kecil Valmorel ini. Peralatan bersepeda lengkap telah disiapkan, mulai dari pakaian khusus hingga pelindung kaki dan kepala. Instruktur akan mengajarkan cara mengendarai sepeda gunung dan menemani sepanjang perjalanan, memberikan aba-aba waktu perlu melambar dan ketika ada belokan. Penutupnya adalah mata air di jantung hamlet Valmorel: murni, segar, dan menyegarkan, pas untuk memungkas hari yang cerah.


Malam hari tiba, waktunya untuk menghangatkan diri. Restoran in-house Valmorel menawarkan sajian Alpen nan khas: raclette dari keju leleh hangat, disajikan dengan kentang panggang, roti, serta cold-cuts lezat. Andrawina yang pas untuk menutup petang dalam syahdu Alpen.

Pelesir Ayu di Tignes
Club Med Tignes menghadirkan nuansa yang berbeda: trendi dan bergaya. Sesama pelancong bercerita bahwa Club Med Tignes menyambut tamu yang lebih muda—dan kosmopolitan. Dengan repertoar internasionalnya, Club Med Tignes jelas tahu cara memikat yang tepat. Ketika cahaya matahari bersinar, para pelancong akan dibawa berkeliling pegunungan; sementara kala matahari terbenam, pesta hingga dini hari bergaung di balairungnya.






Pelesir di Tignes lebih banyak digunakan untuk berjalan-jalan santai, karena kota ini menawarkan tata kota yang mumpuni untuk menikmati panorama luar biasa. Lac de Tignes di jantung kota dikelilingi kafe-kafe tepi danau nan apik di sepanjang bulevar kecilnya. Para pelancong memesan cappuccino di sebuah kafe kecil, bersantap siang sambil menikmati matahari. Pun, di seberang, persewaan kayak mengakomodasi jiwa petualang yang lebih ingin menikmati biru Lac de Tignes di atas airnya.




Ekskursi lain adalah merunut air dari danau langsung ke sumbernya: puncak Grand Motte yang berselimut salju. Kereta terowongan Funiculair akan membawa menembus jantung gunung, membuka ke hamparan putih Grand Motte. Kembali, pelancong bisa memilih: apakah memandang puncak Grand Motte dengan secangkir chocolate vinnois di teras kayu, atau naik lebih tinggi dengan gondola ke puncak putihnya?
Musim panas di Club Med Alpes menawarkan sebuah pelesir yang berbeda, pun hadir untuk segala jenis penjelajah. Baik dengan koper maupun ransel, menjinjing kamera maupun tongkat daki, setiap pelancong akan menemukan jelajah yang pas untuk jati diri. Jadi, pelesir seperti apa yang akan Anda jajal?