Dua Gatra Rancang Rama Dauhan Gold dan Didi Budiardjo

Dalam gelaran persembahan InterContinental Jakarta Pondok Indah, Rama Dauhan Gold dan Didi Budiardjo menerjemahkan kemegahan dalam dua gatra.
Busana Didi Budiardjo dalam gelaran “The Love Letter”.

Lace, tulle, brocade… Gelaran “The Love Letter” adalah maksimalisme dalam gelora yang berlimpah-ruah. Gelaran ini dipersembahkan oleh InterContinental Jakarta Pondok Indah, yang terkenal akan balairung-balairung pernikahan nan megah; menggandeng dua perancang Ikatan Perancang Mode Indonesia: Rama Dauhan Gold dan Didi Budiardjo. Pun, kedua perancang menerjemahkan dalam gatra yang teramat berbeda.

Rama Dauhan Gold membesut busana bagi pengantin-pengantin kontemporer. Kain-kain motif terawang dalam siluet yang longgar, dengan permainan bordir dan dan pita, mengingatkan kepada revivalisme vintage yang menguat di antara generasi muda. Pun, cutout dengan beading mutiara memberikan sentuhan kontemporer.

Didi Budiardjo, sebaliknya, merawat garis klasik dalam gaun-gaun agung. Tulle diolah bersanding dengan satin yang meluncur halus. Didi Budiardjo senantiasa lihai dalam mengolah inspirasi antropologisnya, dan ini mengemuka dalam busana beraksen origami khas Jepang, jubah emas bak maharani Tiongkok, maupun gaun A-line merah muda pucat bak ballerina Moskow.

Advertisement

Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Mencari Bentuk, Menemukan Suara: Seni Membangun Brand Fashion yang Autentik

Next Post

Rona Menyegarkan Run Proof Glass Blush untuk Tampilan Bercahaya Alami

Advertisement

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.