STUDIO JEJE dan ZALORA Malaysia: Ketika Raya Menjadi Rasa

Di dunia yang bergerak semakin cepat, STUDIO JEJE memilih untuk melambat, bukan sebagai bentuk penolakan, melainkan sebagai pernyataan iman. Iman bahwa keindahan membutuhkan waktu. Iman bahwa busana, seperti hidup, paling jujur ketika diciptakan dengan kesabaran. Berbasis di Jakarta, STUDIO JEJE hadir sebagai perwujudan Art of Living yang lembut namun teguh, berakar pada warisan Indonesia dan tumbuh menuju masa depan yang penuh harapan.

Di balik ketenangan estetika tersebut, berdiri sosok Angelita Nurhadi, Direktur Kreatif STUDIO JEJE, dengan visi yang terjaga dan intuisi yang peka. Melalui pendekatannya yang reflektif, Angelita memandang mode sebagai ruang dialog antara perasaan, fungsi, dan nilai budaya. Penunjukan STUDIO JEJE sebagai salah satu perancang DEWI FASHION KNIGHTS menjadi pengakuan atas konsistensi ini, sebuah perjalanan kreatif yang tidak mengejar sorotan semata, melainkan kedalaman makna dan kejujuran proses.

Setiap karya STUDIO JEJE terasa seperti doa yang dijahit perlahan. Bordir presisi disulam dengan ketekunan, detail embellishment ditempatkan dengan rasa, dan tekstil tiga dimensi dibentuk dengan kehati hatian. Tidak ada yang berlebihan, tidak ada yang tergesa. Di setiap permukaan kain, tersimpan keheningan, ruang bagi mata untuk beristirahat, ruang bagi jiwa untuk merasa.

Advertisement

Nilai human craftsmanship menjadi jantung yang berdetak tenang di balik setiap busana. Melalui kolaborasi erat dengan para perajin lokal di Jakarta, STUDIO JEJE merayakan tangan manusia dan ketidaksempurnaan yang menyertainya. Perbedaan kecil pada jahitan, nuansa yang tak sepenuhnya seragam, justru menjadi penanda kejujuran. Di sanalah keindahan menemukan kedalamannya, bukan pada kesempurnaan yang dingin, melainkan pada kehangatan proses.

The current image has no alternative text. The file name is: Untitled-design-62.png

Filosofi desain STUDIO JEJE mengalir di antara dua dunia, sensibilitas couture yang refined dan kemudahan kontemporer yang membumi. Elemen tradisional tidak dibingkai sebagai kenangan masa lalu, melainkan dihadirkan sebagai bagian dari kehidupan hari ini. Siluet bersih, proporsi yang tenang, dan konstruksi yang matang memungkinkan busana hidup selaras dengan tubuh, mengikuti gerak, bukan menguasainya.

Narasi ini mencapai babak baru melalui STUDIO JEJE for ZALORA Malaysia Raya Collection. Terinspirasi dari siluet klasik baju kurung, koleksi ini hadir dengan kelembutan yang penuh empati. Ringan, sopan, dan elegan tanpa usaha berlebih, ia menemani perempuan modern dalam berbagai lapisan perayaan, dari kehangatan keluarga hingga momen reflektif yang sunyi setelahnya.

Palet warna dipilih seperti emosi yang telah matang. Pink lembut yang membawa harapan, abu abu yang menenangkan, ungu yang reflektif, serta hitam dan navy yang setia melintasi waktu. Dirancang sebagai mix and match staples, setiap potongan melampaui fungsi busana Raya, menawarkan keberlanjutan dalam keseharian.

Mulai 16 Januari 2026, koleksi ini tersedia melalui platform ZALORA dan menjangkau Malaysia, Hong Kong, Filipina, Brunei, dan Singapura. Sebuah langkah yang tenang namun bermakna, membawa STUDIO JEJE melintasi batas geografis tanpa melepaskan akarnya. Karena bagi STUDIO JEJE, masa depan tidak perlu dirayakan dengan suara keras. Ia cukup dijahit perlahan, dengan keyakinan, dengan rasa, dan dengan optimisme yang tidak pernah padam.

Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Melangkah ke Tahun Baru bersama Irama Mimpi Tory Burch 

Next Post

Monster Pabrik Rambut, Film Terbaru Palari Films

Advertisement

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.