Tertawa sebagai Bentuk Penerimaan Hidup

Karena hidup tidak selalu rapi. Dan itu lucu.
Mungkin kedewasaan bukan tentang hidup yang rapi, tetapi tentang kemampuan menertawakan kekacauan kecil yang terjadi di keseharian kita.

Kita tumbuh dalam budaya yang menyukai kerapian: rencana lima tahun, vision board yang estetik, timeline hidup yang presisi. Namun hidup jarang berjalan sesuai template. Tidak semua relasi bertahan seperti yang kita afirmasikan. Tidak semua target tercapai tepat waktu. Bahkan tidak semua self-growth berjalan lurus; kadang kita mengulang pola lama yang sudah bersumpah tidak akan diulang.

Namun di situlah komedinya. Dan ketika kita bisa menertawakan hidup, sebetulnya kita sedang berdamai dengan segala kekacauannya.

Hidup Tidak Selalu Seperti Adegan Film

Kencannya mungkin tidak berhasil, tetapi kejadian ini tetap membawa kita ke tempat-tempat baru.

Perkara asmara, terutama bagi si lajang, barangkali kita sering membayangkan hidup akan terasa seperti montase dalam film romcom klasik: ringan, estetik, dengan lagu latar yang tepat di waktu yang pas. Seperti dalam Notting Hill atau You’ve Got Mail, di mana kebetulan terasa manis dan kesalahan berujung bahagia.

Advertisement

Namun kenyataannya? Hidup lebih sering terasa seperti adegan bloopers yang bahkan tidak masuk trailer.

Kita bisa saja menyiapkan diri untuk kencan pertama dengan penuh harapan. Kita memilih baju terbaik, memakai parfum favorit, bahkan mengulang afirmasi di depan cermin. Lalu ternyata, percakapannya canggung, selera humornya tidak bertemu, dan kita pulang dengan perasaan, “Oh, ternyata bukan yang ini”. Tapi di sisi lain, kafe yang ia rekomendasikan ternyata nyaman dan membuat kita ingin kembali (tanpa dia, tentunya). Film yang ia sebutkan justru menjadi tontonan favorit baru. Bahkan buku yang ia sarankan rupanya membuka perspektif berbeda.

Kencannya mungkin tidak berhasil. Tapi ceritanya tetap membawa kita ke tempat-tempat baru (yang bisa kita datangi sendiri, atau dengan kencan yang lain. Hahaha)

Kencannya mungkin tidak berhasil. Tapi ceritanya tetap membawa kita ke tempat-tempat baru. Di situlah ironi kecil kehidupan bekerja; tidak selalu sesuai ekspektasi, tapi sering kali tetap memberi sesuatu. Lucu, tapi juga memberdayakan.

Vision Board vs Kenyataan

Kita membuat vision board dengan niat yang tulus: cinta yang sehat, karier yang naik, hidup yang lebih seimbang. Lalu hidup datang dengan plot twist.

Bayangkan ketika kita dengan penuh semangat menuliskan resolusi: “Tahun ini lebih tenang.” Lalu dua minggu kemudian, kita panik hanya karena pesan belum dibalas dua jam. Atau ketika kita bertekad hidup minimalis, namun tetap tergoda membeli tote bag kelima dengan dalih “karena yang satu ini beda.”

Kita membuat vision board dengan niat yang tulus: cinta yang sehat, karier yang naik, hidup yang lebih seimbang. Lalu hidup datang dengan plot twist. Dan di tengah semua itu, kita mungkin merasa seperti karakter yang naskahnya diganti tanpa pemberitahuan.

Namun bukankah bahkan dalam romcom terbaik, konfliklah yang membuat cerita hidup?

Tidak semua rencana berjalan sesuai timeline. Tetapi sering kali, ‘kebodohan’ yang mengundang tawa dari ketidaksesuaian rencana itulah yang justru memberi kita kedalaman yang tak terduga.

***

Tertawa bukan bentuk meremehkan luka. Ia adalah tanda bahwa kita sudah cukup aman untuk melihatnya dengan lebih ringan. Melihatnya dari praktik kesadaran, sebenarnya hal-hal tak sesuai rencana atau respons kita yang kadang terlihat ‘bodoh’ itu memang lucu.

Namun, semua itu baru bisa terasa lucu kita begitu serius memikirkan hal yang, beberapa bulan lagi, mungkin hanya akan menjadi cerita ringan saat makan malam bersama teman-teman. Lucu, karena kita sering kali terlalu keras pada diri sendiri, padahal hidup tidak pernah meminta kita untuk sempurna.

Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post

Busana Raya Sejauh Mata Memandang, Berkilau Bersama Perhiasan Garden of Mimosa

Next Post

Transformasi Berlapis: Prada Fall/Winter 2026

Advertisement

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.