Art Jakarta 2023 Kembali Hadir
Puluhan karya seni dari berbagai penjuru dunia, hingga segmen kreatif segar lainnya kembali hadir di Art Jakarta 2023 dengan area yang lebih luas.
14 Nov 2023



Art Jakarta 2023
, pekan seni rupa modern internasional nan ikonik kini kembali hadir di Jakarta. Pameran seni terbesar di Indonesia ini akan berlangsung dari tanggal 17-19 November 2023. Kali ini, Art Jakarta memilih JIEXPO Kemayoran di Jakarta Pusat sebagai tempat untuk memamerkan ratusan karya dari seniman berbakat. Berbeda dengan tahun sebelumnya, Art Jakarta kini mencakup area yang lebih luas dengan eksibitor lebih beragam dan banyak. Enam puluh karya seni akan menghiasi ruang luas JIEXPO yang berasal dari seniman lokal maupun mancanegara. Seniman Indonesia menyumbang 40 karya, sedangkan seniman mancanegara menyumbang 28 seni mereka. Galeri mancanegara datang dari berbagai tempat di seluruh penjuru dunia seperti Rusia, Australia, Cina, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Vietnam, Filipina, Thailand, Singapura dan Malaysia. 

Lokasi yang lebih luas memberikan kesempatan Art Jakarta untuk menggandeng lebih banyak mitra untuk ikut berkontribusi dalam acara seni ini. Secara spesifik, Art Jakarta menggandeng tiga mitra utama, yakni Julius Baer, UOB dan Bibit. Julius Baer adalah institusi terdepan dalam sektor pengelolan kekayaan yang berpatron pada dunia seni. Meskipun dikenal sebagai institusi perbankan regional, tetapi UOB juga menjadi salah satu pendukung seni rupa yang selalu konsisten. Terakhir, Bibit, sebagai aplikasi investasi digital juga ikut menjadi kontributor penting dalam pameran ini. Tiga mitra utama ini berkolaborasi dengan para seniman berbakat, yakni melalui menghadirkan karya pemenang penghargaan dan karya komisi yang akan tampil perdana. 

Kali ini, Art Jakarta bersama para mitra menghadirkan beberapa skema penting, seperti:

Penghargaan

Mitra yang tergabung dalam kolaborasi ini akan menghadirkan karya-karya pemenang penghargaan. Julius Baer menyiapkan area khusus, yakni Julius Baer VIP Lounge, sebagai tempat untuk menikmati karya dari seniman yang memenangkan Julius Baer Next Generation Art Prize in Asia 2023. Sesuai tradisi kolaborasi dengan Art Jakarta dari tahun ke tahun, UOB Art Space menampilkan karya pemenang UOB Painting of the Year dari Indonesia hingga Asia Tenggara. Selain itu, aplikasi perdagangan emas fisik secara digital, Treasury juga ikut memasukkan karya pemenang Treasury Art Prize 2023 yang berjudul Is “This Artwork” in the Room with Us Right Now? oleh Eldwin Pradipta. Tak ketinggalan, SUPERLIVE ikut berkontribusi menyumbangkan karya tiga pemenang kompetisi SUPERMUSIC-SUPERSTAR dalam sebuah instalasi kreatif bertajuk “Reconstruction The Deconstruction”

Presentasi

Pameran tak lengkap jika tak disertai presentasi. Kali ini, presentasi istimewa dari mitra Art Jakarta meliputi pameran dari Bibit yang menampilkan karya Glass House oleh Syagini Ratna Wulan. Karya ini merupakan sebuah pengembangan dari Lost Verses yang ditampilkan di Venice Biennale 2019. NOC/ Turne oleh Jeffi Manzani menjadi persembahan iForte sebagai bentuk perwujudan potensi teknologi dalam penciptaan karya. Berkolaborasi dengan Park Jihyun, TACO menyumbang karya Special Edition of Thomson Series yang mendaur ulang barang habis pakai dan memanfaatkan produk baru dari TACO yang akan segera rilis. Tak hanya itu, Blue Label menyajikan pengalaman spasial dan indrawi yang unik dalam sebuah instalasi IN/TOUNGE/IBLE oleh Rebellionik. Terakhir, The Mini Musa adalah konsep mobil seni yang mengangkat harmoni alam, kamuflase, dan mimikri, dengan memanfaatkan Tillandsia usneoides (janggut musa). Karya legendaris ini merupakan persembahan dari MINI yang bekerja sama dengan Syaiful Garibaldi.

AJX

AJX menjadi proyek penuh kolaborasi seni antara Art Jakarta dan institusi atau perusahaan swasta untuk menyajikan koleksi karya di hadapan khalayak awam. Tahun ini, AJX bersama ASEAN-KOREA Partnership Project for Innovative Culture (PIC), menampilkan karya dari seniman ASEAN-KOREA melalui koleksi galeri institusinya. Pameran AJX ini secara spesifik menyampaikan gambaran tentang pemetaan dan hubungan di dunia seni rupa ASEAN-KOREA. Selanjutnya, pameran Vice Versa juga ikut memamerkan potret dari halaman 3-5 situs daring artjakarta.com. Karya yang ditampilkan berasal dari seniman Indonesia, yakni Indra Leonardi. Karya ini merupakan rekaman memori para seniman, yang mengilaskan persahabatan dan relasi kreatif mereka. 


Tak berhenti sampai program kolaboratif bersama mitra, Art Jakarta 2023 juga mengusung program yang telah menjadi legenda tersendiri dari tahun ke tahun. 

Gallery

Segmen “Gallery” telah menjadi napas utama dari Art Jakarta 2023. Dengan hangat, Art Jakarta menyambut para eksibitor yang terdiri dari 40 galeri di Indonesia dan 28 galeri mancanegara. Tak hanya menunjukkan para partisipan lawas, pameran ini juga memamerkan bibit baru seniman Indonesia yang karyanya tak pernah dipajang dalam konvensi ini. 

Spot 

Ajang presentasi bergengsi ini merupakan instalasi khusus seni yang memang disesuaikan untuk pekan spesial. Spot dalam Art Jakarta 2023 akan memajang sembilan karya seni yang telah dikurasi secara khusus dan eksklusif. Dua karya yang akan tampil perdana antara lain karya Jose Santos (Filipina) dan  Nipan Oranniwesna (Thailand) yang bertajuk Neither Body nor Soul (2018). Karya Jose Santos bercerita akan tindakan konstruksi-rekonstruksi pribadi, penataan beragam objek untuk menerjemahkan bahasa kode akan kehidupan sebelumnya. Terakhir, karya Nipan Oranniwesna menyoroti konsep batas dan saling silang antara kedua sisi perbatasan. 

PLAY by UOB Indonesia 

Area PLAY by UOB Indonesia dirancang khusus untuk menyediakan area bermain bagi anak-anak. Tempat ini membantu untuk mengasah kreativitas, kepekaan, dan imajinasi anak-anak melalui beragam kegiatan. Tahun ini, UOB mempersembahkan karya Farhan Siki, pemenang UOB Indonesia Painting of the Year 2022. Bersama UOB, Farhan menggagas ruang interaktif “Plant a Tree, Plant a Life” yang dinamis di mana anak-anak dapat mengenal seni rupa lewat bermain dan belajar.

SCENE

Art Jakarta memprakarsai segmen kolektif antara seniman dan nirlaba untuk menggalang dana. Penggalangan dana ini diformat secara kreatif, inovatif dan diikuti oleh partisipan dari seluruh Indonesia, termasuk luar kawasan Jakarta. Acara ini bertujuan untuk memperkuat relasi komunitas seniman di kancah nasional.

AJ TALK

Art Jakarta menyediakan sesi diskusi dan wadah bagi para ahli, pengamat, seniman, kolektor, dan kurator, untuk berbincang serta berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada pengunjung. Setiap tahunnya, Art Jakarta selalu menghadirkan jajaran nama ekspertise, seniman senior serta ahli seni rupa terkemuka untuk ikut dalam perbincangan ini. Tahun ini, AJ Talk menjadi wadah peluncuran buku Vice Versa oleh fotografer Indra Leonardi dan Illuminations oleh kritikus Carla Bianpoen; diskusi tentang karya-karya pemenang UOB Painting of the Year dari beberapa negara; serta diskusi tentang kreativitas bersama Evan Wijaya (desainer grafis) dan Samantha K. Jackson (Percolate Galactic). 

Art Jakarta 2023 membuka registrasi pembelian tiket, mulai dari tanggal 1 November 2023 hanya di artjakarta.com

Penulis: Elizabeth Alicia Terisno
Editor: Carra Nethania
Foto: DOK. DEWI

 

 


Topic

Art

Author

DEWI INDONESIA