Mengintip Ke Dalam Pameran Tunggal Gusmen Heriadi, Deep Skin – Skin Deep
Tahun ini Ciptadana Art Program menghadirkan karya seniman asal Sumatra Barat, Gusmen Heriada yang bertajuk Deep Skin – Skin Deep

1 / 15
Ciptadana Art Program kembali menghadirkan karya seniman asal Sumatera Barat untuk acara pameran annualnya di tahun 2018. Menggandeng Gusmen Heriadi yang kini menetap di Jogjakarta, pameran yang dipersembahkan kali ini bertajuk Deep Skin – Skin Deep.
 
Diselenggarakan di Ciptadana Art Space, karya-karya yang ditampilkan dalam pameran ini menungkan gagasan sang seniman tentang kebanggaan 'identitas' manusia yang berdampak pada lingkungan dan kehidupan makhluk lainnya.
 
“Saya merasa sedih ketika melihat orang memelihara burung dalam sangkar, atau pipa rokok yang terbuat dari gading. Karena dibalik semuanya, terdapat kematian di dalam sana” tutur Gusmen Heriadi menjelaskan salah satu kegelisahannya yang menjadi cerminan dari karya-karyanya.
 
Sebagian besar objek yang diangkat oleh Gusmen Heriadi di dalam karya-karyanya merupakan wujud metafora dari perasaan dan perdebatan mengenai isu budaya dan tradis idalam kehidupan modern bermasyarakat.
 
Pemikiran filosofis dan kritis yang banyak ditampilkan dalam karya-karyanya merupakan hasil dari perkembangan kultur dan budya disertai kebiasaan sehari-hari dan pengaruh dari luasnya pergaulan seni dan proses pembelajarannya.
 
Dikuratori oleh Emmo Italiaander dan Sudjud Dartanto, pameran “Deep Skin – Skin Deep” memberi kesempatan bagi para pecinta seni di Indonesia untuk berbagi pikiran, ide, dan impian dengan seniman Gusmen Heriadi. Pameran dibuka untuk umum mulai Kamis 22 November 2018 sampai dengan Jumat 14 Desember 2018 setiap hari dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore. (AU) Foto: Dok. Dewi
 

 



JOIN OUR COMMUNITY