
Diplomasi dimulai dari meja makan, atau tungku pemanggang. Demikianlah Y.M. Fabien Penone, Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN memprakarsai Klub Galette des Rois pertama di Indonesia pada hari Senin, 12 Januari 2026 lalu.



Galette des Rois atau kue raja-raja sendiri adalah tradisi Eropa. Pada awalnya, bangsa Romawi merayakan tradisi ini saat Saturnalia; lantas diadopsi tradisi Kristiani pada Hari Epifani untuk memperingati hadirnya tiga Orang Majus dari Timur. Di Prancis, terdapat dua jenis kue: gâteau empuk berisi buah kering yang populer di Prancis Selatan; dan galette renyah berisi frangipane almond khas Prancis Utara.
Sejumlah kedutaan Prancis di dunia telah merayakan tradisi ini di Eropa, Amerika Utara, dan Amerika Latin. Kini, Indonesia menjadi salah satu negara yang resmi menghadirkan tradisi ini. Klub Galette des Rois menjadi usaha untuk mempererat kerja sama gastronomi di antara Prancis dan Indonesia. Sebanyak delapan belas chef dari Jakarta, Yogyakarta, dan Bali secara resmi diundang menjadi anggota klub perdana dan memamerkan karya pastri mereka.



Kementerian Pariwisata Republik Indonesia diwakili oleh Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, turut meresmikan klub ini, menandai eratnya gastrodiplomasi kedua negara setelah setelah menerima pemeringkat gastronomi asal Prancis, La Liste, di tahun lalu. Kue pastri racikan Le Levant Boulangerie dipotong mengawali perayaan ini.
Jakarta
- Paul
- Pullman Jakarta Central Park
- Pullman Thamrin
- DoubleTree by Hilton Jakarta Diponegoro
- Raffles Jakarta
- Fairmont Jakarta
- Le Méridien Jakarta
- Le Levant
- Crustyloaf
- Papillon Market Place
- Café d’Aurélie
- Sari Delicatessen
- Amuz Gourmet
- Knots
Yogyakarta
- Mediterranea
Bali
- Daily Baguette
- Fait Maison
- Bali Nougat
Pastri Galette des Rois dapat dijajal di pattisserie favorit Anda. Apakah ada pattisserie favorit Anda?