
Bagaimana karakter material dapat membentuk pengalaman berbusana yang berbeda? Asia Pacific Rayon (APR) menghadirkan eksplorasi serat viscose dan lyocell bersama tiga kolaborasi kreatif: Cap Bali bersama Musa Widyatmodjo, KAMI, serta Manzone & Minimal bersama Rama Dauhan di runway Jakarta Fashion Week 2027. Masing-masing menerjemahkan karakter material ke dalam kebutuhan dan identitas busana, mulai dari gaya resor yang ringan hingga pakaian sehari-hari yang mengutamakan kenyamanan dan kemudahan padu padan.
Cap Bali x Musa Widyatmodjo: Busana Resor dengan Sentuhan Tradisi Bali

Cap Bali bersama Musa Widyatmodjo mengangkat busana resor dengan material ringan yang mendukung kenyamanan dalam suasana tropis. Berbasis di Bali, Cap Bali dikenal melalui karakter casual ready-to-wear yang terinspirasi dari motif tradisional dan folklor setempat. Dalam kolaborasi ini, eksplorasi desain juga meluas ke produk pelengkap melalui keterlibatan sejumlah UMKM yang mengembangkan sepatu, topi, tas, hingga aksesori berbahan keramik. Kehadiran elemen tersebut memperluas koleksi ke ranah gaya hidup, sekaligus mempertemukan busana dengan keterampilan para pelaku kreatif lokal.
KAMI dan Manzone & Minimal x Rama Dauhan: Kenyamanan dalam Gaya Sehari-hari

Beranjak dari busana resor, KAMI menerjemahkan karakter viscose dan lyocell ke dalam busana modest yang mengutamakan kenyamanan. Bagi perempuan berhijab yang kerap memadukan beberapa lapisan pakaian, material yang ringan, lembut, dan memiliki sirkulasi udara yang baik menjadi pertimbangan penting. Eksplorasi bahan dalam koleksi ini berangkat dari kebutuhan untuk menghadirkan busana yang nyaman dikenakan sepanjang hari tanpa mengesampingkan karakter desainnya.

Kebutuhan akan kenyamanan juga menjadi titik berangkat kolaborasi Manzone & Minimal dengan desainer Rama Dauhan. Melalui koleksi pakaian esensial untuk pria dan perempuan, Rama mengeksplorasi pertemuan antara DNA kedua merek dan karakter desainnya sendiri. Material premium, detail yang lebih ekspresif, serta pendekatan yang menyenangkan memberi dimensi baru pada busana sehari-hari. Meski tampil lebih eksploratif, koleksi ini tetap mempertahankan fleksibilitas agar mudah dipadukan dengan pakaian yang telah dimiliki.
***
Ketiga kolaborasi tersebut memperlihatkan bagaimana viscose dan lyocell dapat diolah untuk menjawab kebutuhan gaya yang beragam. Melalui perbedaan pendekatan desain, APR menghadirkan material sebagai bagian penting dari proses kreatif, yang mempertemukan kenyamanan, fungsi, dan karakter personal dalam busana masa kini.