Menilik Koleksi Wilsen Willim, XY, dan Happa Persembahan Dewi di Revival Fashion Festival 2020
Pandemi tidak meluruhkan daya cipta Wilsen Willim dan Mel Ahyar untuk mengeluarkan koleksinya di Revival Fashion Festival 2020.
14 Aug 2020





Diselenggarakan selama tiga hari sejak tanggal 7 hingga 9 Agustus lalu, fashion show di Revival Fashion Festival 2020 diadakan dalam format digital. Pagelaran dari Dewi bersama Wilsen Willim, XY, dan Happa dari Mel Ahyar menjadi penutup acara Revival Fashion Festival 2020.

Wabah COVID-19 telah mempengaruhi bentuk fashion show dan karya para desainer. Tak terkecuali, Mel Ahyar dengan Happa yang dirancang untuk perempuan dan XY untuk pria. Dua label menampilkan koleksi bertema Homecoming. Karena seburuk apapun yang harus manusia hadapi sehari-hari di kehidupan kita masa ini, pada akhir hari kita akan kembali ke rumah.





Koleksi Homecoming ini hadir memenuhi kebutuhan orang-orang akan pakaian sehari-hari yang nyaman dipakai bekerja dari rumah, bersantai, atau bahkan pergi sebentar untuk berbelanja kebutuhan pangan dengan tetap fashionable. Koleksi ini juga dipersembahkan untuk orang-orang yang harus tetap keluar rumah untuk bekerja dan mencari nafkah untuk dapat bertahan hidup.
 
Happa meluncurkan seri Homewear yang merupakan fashion item sehari-hari yang dapat digunakan dengan nyaman untuk sekedar bersantai di rumah atau juga dipakai keluar. Sedangkan untuk XY, seri Unbutton menyingkap atau menutup masa hening saat berdiam diri di rumah lalu sedikit demi sedikit kembali keluar untuk bekerja dan berjuang.




Selain itu, inpirasi datang dari pria yang juga mempunyai passion untuk melindungi keluarganya, dimulai dari melindungi diri saat perlu bepergian. Antitesis yang saling melengkapi ini tentunya tetap dibalut dengan DNA Happa yang mengangkat cerita budaya dimana kali ini salah satunya mengambil budaya Korea Selatan yang playful dan berani juga DNA XY yakni Passion Beyond Personality dengan styling yang effortless.
 




Sementara itu, Wilsen Willim merilis koleksi bertajuk Pause. Menurut Wilsen, dia banyak berefleksi dari isolasi mandiri yang diterapkan saat pandemi mulai merebak. "Ini berujung pada apresiasi yang terbarukan atas identitas kami," kata Wilsen dalam keterangan resminya.

Unsur kenyamanan menjadi aspek penting bagi Wilsen Willm dalam membuat koleksi. "Kami terus percaya bahwa bahan yang nyaman dan dipadukan dengan kualitas finishing yang baik serta ditampilkan dalam siluet sederhana yang tak lekang oleh waktu dengan detail yang eksperimental cocok untuk kewajaran baru yang kini muncul di dunia," katanya.

Permintaan untuk terus aktif dan produktif dalam berbagai keterbatasan ruang privat dan personal menjadi sebuah arah yang ingin ditawarkan koleksi ini. Terutama saat seseorang harus terlihat profesional dan representatif saat pertemuan online namun tetap nyaman saat offline. Untuk itu, Wilsen Willim menawarkan atasan dalam bentuk yang struktural dan bawahan yang sangat nyaman. Wol dan katun menjadi material yang banyak digunakan dalam koleksi ini untuk memastikan faktor kenyamanan bagi mereka yang mengenakannya. Untuk melihat peragaan lengkap dari dua desainer ini, klik video di bawah ini. Foto: Dok. Revival Fashion Festival


 


 

 


Topic

Fashion

Author

DEWI INDONESIA