Melakukan Physical Distancing Sambil Berkesperimen Dengan Dry Age Beef di Rumah
Salah satu sajian mewah yang bisa Anda temukan di restoran ini mungkin bisa menjadi eksperimen menyenangkan yang akan menemani Anda di rumah.
1 Apr 2020


Dry Age Porterhouse Steak dari Wolfgang Steakhouse

Melakukan physical distancing atau menjaga jarak fisik dan berusaha untuk tetap di rumah terkadang bisa menjadi tantangan yang berat untuk sebagian orang. Jika Anda kerap berpikir hal apa yang bisa dilakukan saat di rumah, mencoba melakukan eksperimen terhadap hal-hal yang biasanya tak Anda lakukan mungkin bisa membuat Anda betah di rumah. Terlebih lagi eksperimen satu ini memakan waktu yang cukup panjang, namun memberikan hasil yang sepadan. Sebelum memulai langkah membuat dry age beef, mari kita mengenal lebih dalam tentang sajian mewah yang dapat ditemukan di restoran-restoran berkelas ini.
 
Dry aging, merupakan teknik penyimpanan daging, dimana daging tersebut disimpan dalam sebuah ruangan dengan suhu ruangan, temperatur, kelembapan hingga aliran udara yang dikontrol secara ketat. Kemudian didiamkan selama sekitar 30 hari, dimana lapisan luar daging akan mengering dan menyusut, singkatnya dry aging merupakan proses “pembusukan” daging oleh bakteri baik, layaknya membuat keju.
 
Kulkas dry ager

 
Proses ini diklaim dapat memberikan rasa dan tekstur khas yang menyuguhkan rasa umami yang berbeda dari steak biasa. Reaksi kimia yang terdapat dalam proses dry aging akan meluruhkan otot dan membuat tekstur daging menjadi lebih lembut.
 
Lalu bagaimana proses membuatnya? Dapat dikatakan proses pembuatan dry aging cukup rumit, namun tidak mustahil. Jika Anda tertarik, memang terdapat mesin khusus dry aging.
 
Presenter TV dan juga penulis, Jess Pryles,menuliskan dalam situs resminya cara membuat dry age di rumah. Hal yang Anda butuhkan ialah, kulkas khusus daging (yang tidak digunakan untuk hal-hal lain), kipas angin, alat pengontrol kelembapan, dan tentu saja daging dengan potongan besar seperti strip loin atau iga. Perlu diperhatikan untuk memilih daging dengan potongan yang besar (dan bukan potongan satu porsi saja) yang mempunyai minimum marbling, artinya pilihlah daging dengan lemak yang rendah.
 

 
Pilihlah kulkas khusus daging untuk menyimpan daging yang akan dry age, dan jangan campur dengan hal-hal lain. Pastikan Ada sedikit ruangan sisa dalam kulkas untuk laju angin karena hal itu termasuk penting. Ubah temperature kulkas Anda antara suhu 4 derajat celcius atau -1 derajat celcius. Jika kulkas Anda telah mempunyai display temperature tak ada salahnya untuk menambahkan thermometer tambahan untuk bisa melihat suhu yang tepat. Tempatkan kipas angin di bagian rak paling bawah untuk memastikan air flow yang mengenai keseluruhan daging.
 
Ketika semua pengaturan selesai, tidak banyak yang bisa Anda lakukan selain menunggu dan mengeceknya dari waktu ke waktu. Namun usahakan untuk tidak terlalu sering membuka dan menutup kulkas tersebut, Anda hanya perlu mendiamkannya selama 30 hari dan biarkan para bakteri baik bekerja.
 
Setelah 30 hari, tampilan daging akan berkerut dan mengering. Perlu dicatat bahwa tak semua daging dapat Anda olah, permukaan yang mengering akan dibuang dan dipotong, kemudian Anda akan mendapatkan tekstur daging dalam yang lembut.
 
Jadi, berani untuk mencoba? (AU) Foto: Istimewa

 

 

Author

DEWI INDONESIA