Christopher John Rogers Spring/Summer 2020: Extravaganza Eleganza
Christopher seperti mengajak kita masuk dalam gelaran The Ball yang serba eksesif dan dramatis


1 / 14

Menyaksikan rangkaian koleksi musim semi 2020 dari Christopher John Rogers seakan membawa Anda ke dalam gelaran The Ball, kompetisi kostum di komunitas LGBTQ+ New York. Di kompetisi tersebut para pesertanya akan menghadirkan satu tampilan sesuai tema, tetapi dalam bentuk yang lebih dramatis, lebih glamor, dan serba eksesif. Mulai dari wujud pakaian hinggai attitude pesertanya.
 

Nuansa eksesif nan dramatis itulah yang menjadi DNA desain-desain Rogers. Namun, berbeda dengan koleksi musim gugurnya, koleksi musim seminya ini ia rancang untuk menjadi lebih wearable. Warna-warna yang bold dan garis-garis siluet yang kuat memberikan tampilan yang serba ekstra, elegan, dan unik.
 

Melalui koleksi yang dramatis ini Rogers menyatakan ia ingin menghadirkan lagi “pertunjukan” di gelaran busana New York Fashion Week. “Saya rasa New York sudah kehilangan elemen pertunjukan dan itulah yang coba kami bawa lewat koleksi-koleksi kami,” kata Rogers dalam wawancaranya dengan WWD.
 

Oleh karena itulah, Rogers menjelaskan visinya dalam merancang suatu koleksi pakaian adalah untuk menghadirkan pengalaman nyata, baik itu lewat tema, musik latar, model, hingga desain pakaian yang betul-betul bergerak dinamis dalam satu dimensi ruang. Bukan hanya sebagai objek statis yang hanya bisa dinikmati lewat halaman-halaman editorial.
 

Dalam wawancaranya yang sama, Rogers juga menyatakan komitmennya sekarang untuk memproduksi pakaiannya sendiri demi mendapatkan potongan-potongan unik yang benar-benar ia inginkan. “Dengan membuatnya sendiri saya menemukan banyak cara untuk bereksperimen dengan pakaian-pakaian yang saya buat,” katanya.
 

Menurutnya proses merancang dan membuat pakaian-pakaian itu sendiri bersama dengan orang-orang yang betul-betul memahami apa yang ia inginkan menjadi pengalaman yang sangat menarik sebab itu membuat tiap-tiap bagian koleksi ini terasa amat personal dan intim. Dan intimiasi itulah yang ia harapkan akan terbawa pula kepada konsumen sehingga membuatnya istimewa.
 

Visi kreatif yang kuat itu juga ia barengi dengan pemilihan pasar yang tajam. Di benaknya, konsumennya adalah orang-orang yang sudah lebih dewasa dan mengenal betul dirinya sehingga mereka bisa memahami seorang individu bisa memiliki lebih dari satu citra diri. (SIR). Foto: Christopher John Rogers.
 

 


Topic

Runway Report

Author

DEWI INDONESIA