Tren Kecantikan Fall/Winter 2019: Wajah Paripurna
Tren kecantikan Fall/Winter 2019 menawarkan tampilan yang berani lewat pilihan warna dan pola-pola grafis
3 Oct 2019


Dari kiri atas ke kanan bawah: Valentino, Guy Laroche, Christian Dior, Halpern, Rodarte, Natasha Zinko.

Editor Dewi merangkum berbagai tren kecantikan dari gelaran busana musim gugur 2019. Tampilan yang berani menjadi benang merah keseluruhan riasan meski dihadirkan dengan kesan "halus". Entah itu lewat warna, guratan pola eyeliner, aplikasi hiasan mata dan kuku, hingga tatanan rambut yang cukup eksperimental. Berikut ini hasil rangkuman kami.
 

Kerlip Gemulai

Tampilan di tahun 60-an pada riasan mata kembali muncul. Dengan menggunakan eyeliner berbentuk melengkung pada bagian atas kelopak mata, dan diisi dengan eyeshadow berwarna gelap serta dipadukan dengan lapisan maskara yang menggumpal pada bulu mata bagian bawah.  Sebagai alternatif, tampilan ini bisa dibuat dengan eyeliner hitam secara vertikal guna meniru bulu mata ala Twiggy. Pat Mcgrath membuatnya pada peragaan busana Anna Sui menggunakan eyeshadow berwarna ungu tua. Sedangkan pada peragaan busana Christian Dior, Peter Phillips seluruhnya menggunakan warna hitam untuk riasan ini. Warna yang cerah dan aksen glitter yang dikenal sebagai riasan yang tepat untuk memberikan kesan ceria, turut menjadi tren makeup look di musim gugur/dingin tahun ini. Anda dapat menggunakan eyeshadow maupun eyeliner dengan warna-warna cerah seperti yang terlihat pada peragaan busana Guy Laroche. Dengan sepasang winged eyeliner merah menyala yang runcing menghiasi mata secara paripurna. Kontras dengan itu, para model di peragaan busana Rodarte tampil jauh dari kesan minimalis. Mereka tampil dengan riasan penuh kilau pada mata dan bibir dengan warna senada.

 
Dari kiri atas ke kanan bawah: Adeam, Antonio Marras, House of Holland, Rodarte, Preen, Vivienne Westwood.


Corak Minimalis

Tren merias kuku kini terlihat lebih sederhana dan memiliki kesan clean look , dengan penggunaan warna bernuansa nude atau warna-warna natural ditambah dengan sedikit corak pada sudut tertentu. Seperti yang terlihat pada peragaan busana desainer Preen yang menambahkan garis berwarna keemasan pada bagian bawah kuku. Lalu, ada juga Antonio Marras yang yang memadukan cat kuku nude  dengan nail art 3D berupa titik berwarna hitam. Rias kuku dengan grafik minimalis juga ditampilkan oleh Prabal Gurung yang menggunakan dua warna merah dan nude  dengan bentuk menyerong terinspirasi oleh Hippie trail dari Eropa menuju Asia. Selain itu jelly nails  yang merupakan extension nails  transparan juga menjadi salah satu tren di musim yang akan datang. Layaknya sebuah lapisan, jelly nails  dibuat dengan warna tipis dan tembus pandang, biasanya dibentuk melebihi kuku asli dan menghasilkan kesan rias kuku yang futuristis. Namun jika Anda ingin tampil lebih ekstra, jelly nails  dapat dipulas dengan cat kuku glitter  dan direkat dengan mutiara-mutiara secara acak, seperti yang terlihat pada peragaan busana Adeam.

 
Dari kiri atas ke kanan bawah: Dries Van Noten, Priscavera, Burberry, Dries Van Noten, Rochas, Emilia Wickstead.
Helai Mempesona

Ada yang unik pada tren rambut kali ini. Rambut terlihat terukir menggunakan jel layaknya ornamen pahatan yang meliuk cantik. Seperti pada peragaan busana Burberry, para model tampil dengan rambut disanggul rapi lalu beberapa helai rambut di area dahi diambil serta dibentuk menyerupai mahkota. Sedangkan Priscavera menampilkan model dengan rambut yang dibelah bagian tengahnya, membentuk beberapa helai rambut menjadi dua lingkaran pada dahi. Uniknya ukiran rambut itu dibuat wet look  namun bagian rambut lainnya terlihat kering dan tergerai dengan acak. Beralih pada tren tampilan rambut yang lebih sederhana, Dries Van Noten memilih rambut yang dibelah pada bagian samping dengan tekstur rambut yang terlihat basah dan lembap untuk menghasilkan kesan fresh . Rambut bagian bawah dimasukkan ke dalam coat  untuk tampilan yang lebih modis. Lalu model pada peragaan busana Rochas tampak dengan potongan rambut long bob yang dibelah pada bagian tengah untuk menampilkan kesan effortless chic.
 
Dari kiri atas ke kanan bawah: Drome, Versace, Roksanda, Salvatore Ferragamo, Fendi, Calcaterra.

Atraksi Bibir

Tren lipstik berwarna merah ternyata memang tak ada habisnya, sang makeup artist dari peragaan Fendi, Peter Phillips menggoreskan rona merah menggoda dengan sentuhan gloss pada wajah para model dari peragaan busana itu. Sementara itu, warna merah oranye yang digunakan Emporio Armani memiliki kesan segar walau tanpa menggunakan blush on. Namun riasan bibir yang paling banyak digunakan ialah K-Beauty Smudge Lips, rias bibir dibuat gradasi atau ombre dengan warna-warna lembut seperti pink, peach, dan nude. Lipstik dipulaskan hanya pada bagian luar bibir untuk menciptakan efek “just kissed” yang terlihat pada model di peragaan busana Drome, Zadig & Foltaire, dan Calcaterra. Berkat terpilihnya warna biking red dan merlot sebagai tren warna musim gugur 2019, variasi warna merah tua bermunculan ke dalam berbagai riasan, salah satunya lewat lipstik. Pada peragaan busana Versace, Roksanda, dan Salvatore Ferragamo beberapa model terlihat mengenakan wine lips yang memberikan kesan anggun dan sensual. (NDR) Foto: Dok. Istimewa

 

 


Topic

Beauty Trend

Author

DEWI INDONESIA