Kafe dan Restoran Istanbul untuk Mencicipi Gastronomi Turki

Lorong-lorong Istanbul menyimpan kulinaria rahasia Turki. Gastronomi modern menyempurnakan kulinaria mereka. DEWI mengulas restoran, kafe, dan bar terbaik untuk bersantap.
Salah satu jalanan di Istanbul yang penuh dengan kafe dan bistro. Foto: Akib Aryo Utomo/DEWI.

Istanbul: sebuah kota berbukit penuh dengan gang dan lorong bagaikan labirin, menyimpan rahasia terbaik Eropa dan Asia, dari zaman Bizantium ke Ottoman. Salah satunya: kulinaria. Masakan dan minuman Turki berasal dari tradisi ribuan tahun. Seiring perkembangan zaman, gastronomi modern menyempurnakan kulinaria mereka. Apa saja restoran dan kafe terbaik untuk disambangi? DEWI mengulas.

Kurukahveci Mehmet Efendi

Wajib dikunjungi: Kurukahveci Mehmet Efendi adalah cikal bakal kopi Turki yang masyhur. Berdiri di gerbang Spice Market, kafe ini telah ada sejak tahun 1871, lebih dari 150 tahun lalu. Pun, bangunan dan pelayanannya telah dimodernisasi tanpa kehilangan sentuhan autentik Istanbul.

Pesan minuman dan duduk di kursi-kursi tepian gang seperti warga lokal. Pramusaji akan datang membawa nampan gantung berisi kopi Turki, sepotong cokelat, dan air putih. Semuanya memadukan rasa dengan pas.

Advertisement

Toko di bangunan ini menawarkan kopi legendaris dalam pak-pak modern, tetapi jangan salah: pengalaman terbaik justru mengantre jendela takeaway dan memborong kopi segar yang baru selesai dipanggang dan dipak begitu dipesan.

Biz İstanbul

Tersembunyi di jantung Atatürk Kültür Merkezi, pusat kebudayaan kenamaan Turki, Biz İstanbul adalah pengalaman andrawina (fine dining) Turki yang paripurna. 

Andrawina ini mendekonstruksi kulinaria Turki menjadi gastronomi modern tiada tanding. Dengan arsitektur dan interior nan modern, Anda akan dimanjakan panorama Selat Bosphorus dan langit lanskap urban Istanbul.

Favorit DEWI adalah ayam panggang dengan saus saffron. Daging ayam dipanggang lembut, sementara kulitnya renyah dan gurih. Saus saffron menjadi sentuhan kaya cita rasa yang memanjakan lidah dengan kemewahan rempah Turki.

The Populist

Berada di Pelabuhan Galata, yang kini menjadi salah satu lokasi upscale trendi di Istanbul, The Populist adalah bistro dengan menu internasional yang populer di antara anak muda Istanbul.

Terdiri atas dua lantai dengan beberapa ruang privat dan teras berpenghangat, The Populist menawarkan tempat terbaik untuk menikmati tenggelamnya matahari di Selat Bosphorus.

Menu favorit DEWI justru pusparagam acar, dari zaitun, timun, hingga okra; yang pas baik untuk dicemil ataupun sebagai pendamping.

Sur Balık Restaurant Arnavutköy

Apabila AKM Biz menawarkan gastronomi modern, Sur Balık Restaurant Arnavutköy menyajikan andrawina tradisional dari kekayaan bahari Istanbul. Restoran ini berada di kawasan Bebek yang eksklusif, tempat tinggal selebritas perfilman Turki.

Terdapat ruang indoor untuk bersantap; pun, teras outdoor dengan pemandangan matahari terbenam di Bosphorus terlalu menggoda untuk dilewatkan. Jangan kuatir, tiang-tiang perapian menghangatkan tubuh dalam menghalau angin laut.

Set menu yang dihadirkan diawali dengan mezze lezat berupa gurita, terong panggang, dan calamari berdaging lembut dan manis. Hidangan utama adalah ikan panggang khas Istanbul: minim bumbu, kaya cita rasa. Penutup adalah halwa manis dan potongan buah-buahan segar yang ditanam petani Turki sendiri. Dengan segelas anggur putih Anatolia, Anda seakan menjelma para putri Bizantium.

The Orient Bar

Ingat novel Murder On the Orient Express karya Agatha Christie? Bar jelita ini mungkin adalah inspirasinya, mengingat Agatha Christie pernah mampir ke bar ini. Berada di jantung Pera, kawasan mewah dekat Jalan Istiklal, The Orient Bar di Grand Palace Istanbul Hotel menjadi suaka dari keramaian turis.

Interiornya dilapisi beludru merah yang merona manja dalam remang cahaya. Lukisan antik dipakang di seantero ruang bergaya salon ini. Tenang dan kalem, Anda bisa duduk di kursi-kursi kayu cantik atau mengobrol di bar.

DEWI memesan sebuah koktail yang begitu mewah. Tradisi Old World wines cenderung puritan, sehingga mengapa tidak bermain-main sedikit dengan koktail campuran anggur merah Anatolia dan gin? Hasilnya luar biasa menyegarkan, pas untuk meromantisasi dunia malam Istanbul yang menggairahkan.

Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post
Anatomi Sebuah Suite: Serpenti Villa, Bvlgari Resort Bali

Anatomi Sebuah Suite: Serpenti Villa, Bvlgari Resort Bali

Next Post
Art Jakarta Gardens akan Kembali Hadir di Hutan Kota by Plataran

Art Jakarta Gardens akan Kembali Hadir di Hutan Kota by Plataran

Advertisement

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.