
Dapatkah cita rasa menjelma menjadi bahasa diplomasi yang paling halus, melampaui protokol dan sekat geografis?
Pertanyaan itu menemukan jawabannya dalam “Thai SELECT, A Journey Through the Thai Kingdom” yang dipersembahkan oleh Departemen Promosi Perdagangan Internasional Thailand, Kementerian Perdagangan Thailand, di Restoran Chao Phraya, Wijaya, Jakarta Selatan. Di ruang yang ditata anggun, para diplomat, duta besar, pemimpin opini, tamu VIP, dan undangan terhormat berhimpun dalam suasana khidmat namun hangat. Malam itu dipimpin oleh Yang Mulia Bapak Prapan Disyata, Duta Besar Thailand untuk Republik Indonesia, yang kehadirannya menegaskan makna persahabatan antarbangsa.

Restoran Chao Phraya, sebagai pemegang sertifikat Thai SELECT, bukan sekadar lokasi, melainkan lambang komitmen pada keaslian. Sertifikat yang dianugerahkan oleh Departemen Promosi Perdagangan Internasional Thailand merupakan pengakuan atas kemurnian resep, ketepatan teknik, dan mutu bahan baku yang dijaga dengan disiplin. Ibu Onny Almahsyur, pemilik restoran sekaligus Konsul Kehormatan Thailand di Surabaya, menyambut para tamu dengan wibawa yang bersahaja, mempersilakan mereka memasuki perjalanan enam hidangan yang menelusuri bentang kuliner Thailand dari utara hingga selatan.

Laksana anyaman sutra yang dirajut perlahan, setiap sajian mengungkap lapisan kisah dan tradisi. Khao Soi dari Thailand Utara membuka malam dengan kehangatan kari dan perpaduan kontras tekstur antara mi lembut serta renyah. Poonim Yum Som-O menghadirkan kesegaran pomelo dan kepiting cangkang lunak, memantulkan karakter Thailand Tengah yang dinamis. Leng Saap dari Thailand Timur Laut menyuguhkan kaldu tulang sapi yang pedas dan segar tegas, seakan menyuarakan keberanian rempah tropis.
Memasuki hidangan utama, Pla Sam Rod tampil anggun dengan saus tiga rasa yang seimbang, merangkum paduan manis, asam, dan asin dalam satu suapan. Goong Yang, udang bakar khas Thailand Selatan, menyiratkan kedekatan negeri itu dengan laut dan kekayaan baharinya. Sebagai penutup, Khao Nieo Mamuang dengan santan beraroma pandan menyempurnakan perjalanan dengan kelembutan yang membekas. Nam Anchan, minuman berbahan bunga telang, mengalir laksana senja yang meneduhkan, melengkapi pengalaman yang utuh.

Peragaan memasak langsung serta demonstrasi teknik tradisional oleh juru masak khusus Duta Besar Thailand memperlihatkan bahwa keunggulan bukan semata hasil akhir, melainkan ketekunan proses. Bapak Kumtornpol Buapatch, Wakil Direktur Thai Trade Center Jakarta, menegaskan bahwa Thai SELECT membawa semangat dapur Thailand melampaui batas negara, seraya memperluas pemahaman atas mutu dan kebanggaan budaya di balik setiap hidangan.
Maka, dapatkah cita rasa menjadi bahasa diplomasi yang paling halus? Di Jakarta Selatan malam itu, jawabannya terhidang nyata di atas meja: ya, sebab melalui kuliner, sebuah bangsa berbicara dengan keanggunan, dan dunia pun menyimaknya.