Selama hampir dua abad, Guerlain tak hanya menciptakan parfum, tetapi membentuk objek keindahan yang melampaui waktu. Setiap kreasinya lahir dari dialog antara alam, seni, dan warisan Prancis yang dijaga lintas generasi. Di antara semua kreasinya, Bee Bottle menempati posisi istimewa sebagai ikon Parisian yang sarat makna, sejarah, dan keahlian para artisan.
Diciptakan pertama kali pada tahun 1853 untuk Eau de Cologne Impériale dan dipersembahkan kepada Empress Eugénie, Bee Bottle terinspirasi dari geometri keemasan Place Vendôme. Lebah-lebah emas yang menghiasinya bukan sekadar ornamen, melainkan lambang kekaisaran, ketekunan, dan kemewahan. Hingga hari ini, setiap botol masih diracik dan dihias satu per satu oleh para artisan Guerlain.
Dalam perayaan terbarunya, Guerlain menggandeng Song Hye-Kyo sebagai Global Ambassador yang menyinari ikon ini dengan interpretasi modern. Pertemuan ini menjadi dialog yang halus antara heritage Prancis dan sensibilitas Korea yang kontemporer. Dikenal akan kehadirannya yang tenang namun kuat, Song Hye-Kyo merepresentasikan keanggunan yang tidak pernah berlebihan, sebuah kualitas yang selaras dengan filosofi Bee Bottle itu sendiri.
Bagi Song Hye-Kyo, Bee Bottle bukan sekadar objek indah. Di dalam botol pilihannya tersimpan Angélique Noire dari koleksi L’Art & La Matière, salah satu interpretasi parfum Guerlain yang paling dicintai. Seperti karakternya di layar, aroma ini subtil namun membekas, kompleks tetapi penuh kelembutan. Bee Bottle miliknya dipersonalisasi khusus, mencerminkan tradisi bespoke Guerlain yang memungkinkan setiap pemilik menjadikan botol ini sebagai ekspresi personal.
“Bee Bottle terasa hidup, dibentuk oleh cahaya, kesabaran, dan keterampilan,” ungkap Song Hye-Kyo.
“Saya merasa terhormat dapat merayakan ikon ini bersama Guerlain dan membagikan semangatnya kepada mereka yang mencari keindahan dengan makna.”
Nilai tersebut juga ditekankan oleh Gabrielle Saint-Genis, CEO Guerlain. Menurutnya, Song Hye-Kyo merepresentasikan elegansi kontemporer Maison dengan sensitivitas artistik dan presisi modern yang memperkaya simbol heritage ini. Sebuah kolaborasi yang merayakan keindahan lintas budaya dan generasi.
Lebih dari 170 tahun sejak kelahirannya, Bee Bottle tetap relevan. Dihiasi 69 lebah emas yang dilukis dengan tangan menggunakan emas 24 karat atau palladium, botol ini diproduksi oleh rumah kaca legendaris Pochet du Courval, sebuah penghormatan pada savoir-faire Prancis yang tak tergantikan.
Kini, ikon ini juga menjadi kanvas personal. Mulai dari pilihan aroma L’Art & La Matière, ukuran dan warna botol, hingga ukiran pesan pribadi dan detail couture, setiap Bee Bottle dapat dirancang sesuai cerita pemiliknya. Timeless, personal, dan sarat makna, Bee Bottle adalah perwujudan filosofi Guerlain.