Menelusuri Warisan Wewangian CHANEL di Ritz Paris

DEWI – THUMBNAIL (78)

Di balik setiap wewangian, tersimpan kisah tentang identitas, kenangan, dan karakter yang membentuknya. Bagi CHANEL, cerita tersebut memiliki hubungan erat dengan sosok Gabrielle Bonheur Chanel, perempuan yang meletakkan fondasi bagi estetika rumah mode asal Prancis ini. Salah satu tempat yang merekam perjalanan hidup dan kreativitasnya adalah The Coco Chanel Suite di Ritz Paris, ruang yang menjadi bagian penting dari kisah sang desainer.

Berada di hotel legendaris di Place Vendôme, Paris, The Coco Chanel Suite membawa pengunjung lebih dekat dengan dunia personal Gabrielle Chanel. Ritz Paris pernah menjadi rumah kedua baginya, tempat ia menemukan ruang untuk berkarya dan menjalani kehidupan dengan caranya sendiri. Keberadaan suite ini menjadi pengingat akan hubungan panjang antara sang desainer dan hotel tersebut, sekaligus warisan pemikiran yang terus memengaruhi identitas CHANEL hingga kini.

Semangat Gabrielle Chanel dalam merayakan kebebasan dan ekspresi diri juga tercermin dalam pendekatan CHANEL terhadap wewangian. Melalui rangkaian Les Exclusifs de CHANEL, parfum hadir sebagai medium untuk menginterpretasikan karakter, suasana, dan memori. Salah satu kreasi yang mencuri perhatian adalah 1957, parfum karya Olivier Polge, In-House Perfumer CHANEL, yang mengambil inspirasi dari hubungan panjang rumah mode ini dengan warna putih dan karakter khasnya yang elegan.

Advertisement

Sebagai bagian dari Les Exclusifs de CHANEL, 1957 menawarkan interpretasi musk yang lembut dengan nuansa floral dan sentuhan madu. Komposisinya menghadirkan karakter yang intim dan menenangkan, sekaligus mencerminkan keanggunan yang tidak berlebihan. Nama 1957 merujuk pada tahun ketika Gabrielle Chanel menerima penghargaan Neiman Marcus Award di Dallas, Amerika Serikat, sebagai pengakuan atas kontribusinya dalam dunia mode.

Eksplorasi CHANEL terhadap wewangian ikonis juga hadir melalui interpretasi baru CHANEL N°5 Extrait dalam tekstur oil tanpa alkohol. Format ini menawarkan cara berbeda untuk menikmati salah satu parfum paling legendaris di dunia, dengan pengalaman aplikasi yang lebih personal. CHANEL N°5 sendiri telah menjadi simbol evolusi wewangian sejak diperkenalkan pada 1921, ketika Gabrielle Chanel menginginkan parfum yang merepresentasikan perempuan modern melalui komposisi abstrak yang berbeda dari aroma floral konvensional pada masanya.

Pengalaman tersebut turut memperlihatkan bagaimana aksesori wewangian dapat menjadi bagian dari ritual personal. Dengan memadukan desain ikonis dan fungsionalitas, aksesori CHANEL melengkapi pengalaman menikmati parfum, menghadirkan hubungan yang lebih dekat antara objek, aroma, dan penggunanya.

Menelusuri The Coco Chanel Suite dan kreasi wewangian CHANEL pada akhirnya membawa kembali pada sosok Gabrielle Chanel, perempuan dengan keanggunan feminin sekaligus visi yang tegas. Warisannya hidup melalui berbagai ekspresi kreatif, dari mode hingga parfum, yang terus menemukan relevansinya di tengah perubahan zaman. Sebab, sebuah wewangian dapat meninggalkan lebih dari aroma di udara. Ia menyimpan karakter, menghidupkan kenangan, dan meneruskan cerita yang melampaui waktu.

Previous Post
emma roberts

Emma Roberts Kenakan Dua Gaun Pengantin Monique Lhuillier Bernuansa Nostalgia

Next Post
Photo 1_VIDA SPA Entrance

VIDA Spa Hadirkan Swissline dan IV Vitamin Therapy untuk Lengkapi Layanan Wellness

Advertisement
Sign in