Kapal Pesiar Diamond Princess Terima Sertifikasi Layak Berlayar
Princess Cruises secara resmi mengkonfirmasi selesainya proses disinfeksi menyeluruh pada kapal pesiar Diamond Princess.
14 Apr 2020




Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh BELFOR Holdings, Inc, perusahaan berbasis di Amerika Serikat. Cakupan disinfeksi meliputi semua area kawasan dengan akses publik dan awak, kamar kabin penumpang, kamar kabin awak, serta kawasan kuliner dan hiburan.
 
BELFOR dipilih dari banyak perusahaan penyedia layanan terkemuka yang menanggapi permintaan global dari Princess Cruises dan kemudian disetujui penunjukkannya oleh Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang (MHLW) yang memproses karantina kapal.
 
Bekerja dengan pengawasan ketat dari Princess Cruises dan otoritas kepemimpinan aparat kementerian MHLW, BELFOR menerapkan prosedur pembersihan level tiga, sesuai dengan standar protokol yang ditetapkan, ditentukan, dipantau, dan disetujui oleh Pusat Toksikologi dan Kesehatan Lingkungan (CTEH), MHLW, dan Princess Cruises.
 
Menjunjung tinggi prosedur dan protokol keselamatan dan demi proteksi semua individu yang terlibat dalam proses disinfeksi, teknisi pun telah melakukan pembersihan diri dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) bermutu tinggi.
 
Proses ini dimulai dengan pelucutan dan pengeluaran semua produk linen, selimut, bantal, dan bahan-bahan lainnya dari kapal pesiar.
Kemudian, tim pekerja mendisinfeksi seluruh kapal (semua area di dalam kapal tanpa terkecuali), dimana semua permukaan dengan frekuensi sentuhan tinggi (seperti koridor, pegangan tangan, gagang pintu, dan sebagainya) menjadi area fokus disinfeksi terpenting, termasuk penerapan penggunaan produk disinfektan.
 
Kemudian, proses disinfeksi dan pembersihan turut digenjot untuk mencakup semua jenis lantai (karpet dan tak berkarpet), serta disinfeksi seluruh sistem pemanas, ventilasi, dan pendingin udara (HVAC) di seluruh kapal.
 
Ratusan anggota tim operasi BELFOR dari Jepang dan Amerika Utara, Divisi Lingkungan, HVAC, dan Kelautan, telah bekerja sejak awal Maret untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.
 
Pada awal April, pekerjaan sanitasi Diamond Princess telah selesai. MHLW mencabut status karantina dan memberikan sertifikat layak berlayar tanpa jejak covid-19 kepada Diamond Princess.
 
Sesuai rencana, Diamond Princess telah pindah dari lokasinya yang sebelumya di terminal Daikoku di pelabuhan Yokohama ke galangan kapal terdekat untuk menyelesaikan perbaikan hotel, termasuk penggantian semua kasur, linen, mesin permainan, area mainan, peralatan layanan lainnya, serta beberapa proyek bersifat teknis lainnya.
 
Fase ini diharapkan akan selesai pada bulan Mei 2020. Princess Cruises sebelumnya bernisiatif untuk menghentikan operasi global yang membawahi 18 kapal pesiar hingga tanggal 10 Mei. Rincian jadwal keberangkatan kapal pesiar berikutnya akan diterbitkan segera setelah konfirmasi telah diberikan. (Orie Buchori)




 

 

Author

DEWI INDONESIA