Kartografi Rasa Grand Hyatt Bali, Nusa Dua
Dior & A24 Perkawinan Dua Dunia Kreatif dalam Satu Panggung

Dior & A24 Perkawinan Dua Dunia Kreatif dalam Satu Panggung

Dior dan A24 menjalin kemitraan kreatif selama dua tahun yang mempertemukan mode, film, dan teater di Cherry Lane Theatre, New York
14

Ada banyak cara bagi mode untuk bertemu dengan dunia film. Namun, Dior dan A24 memilih jalan yang lebih luas. Keduanya tidak hanya berbicara tentang pakaian atau layar, tetapi membuka ruang bagi film, teater, pertunjukan langsung, dan para kreator di baliknya.

Berikut beberapa hal menarik dari kolaborasi Dior dan A24:

1. Dior Menjadi Partner Cherry Lane Theatre

17

Sebagai bagian dari kemitraan ini, Dior menjadi premier partner Cherry Lane Theatre di New York. Teater tersebut menjadi salah satu ruang utama untuk mempertemukan berbagai program yang melibatkan kreator dari dunia film, teater, mode, dan komunitas kreatif yang lebih luas.

Advertisement

Kolaborasi ini juga menandai satu tahun sejak Cherry Lane Theatre kembali dibuka di bawah A24.

2. Dibuka Lewat Pertunjukan Both Ends

15

Kemitraan Dior dan A24 dimulai melalui Both Ends, pertunjukan satu malam yang dibawakan oleh Justin Vivian Bond.

Pertunjukan ini terinspirasi dari Edna St. Vincent Millay, penyair dan dramawan yang juga merupakan salah satu pendiri Cherry Lane Theatre. Produksinya ditangani oleh Zack Winokur.

3. Jonathan Anderson Merancang Kostum

16

Untuk Both Ends, Jonathan Anderson merancang kostum khusus untuk Justin Vivian Bond.

Salah satu yang dikenakan Bond merupakan busana arsip karya Paul Poiret, desainer besar abad ke-20 yang pernah dikenakan oleh Edna St. Vincent Millay. Karya Poiret juga menjadi salah satu inspirasi Jonathan Anderson dalam merancang Dior Winter 2026.

Pertemuan tersebut membuat sejarah mode dan teater hadir dalam satu panggung, melalui sebuah busana yang membawa cerita dari masa lalu ke dalam karya Dior hari ini.

4. Mempertemukan Talenta dari Berbagai Bidang

18

Dior dan A24 tidak hanya bekerja sama dalam satu pertunjukan. Selama dua tahun, keduanya akan menghadirkan program terkurasi yang menampilkan talenta kreatif yang telah dikenal maupun yang sedang berkembang.

Film, teater, mode, dan acara live menjadi bagian dari ruang kolaborasi yang ingin dibangun.

Kemitraan ini juga memberi ruang bagi generasi kreatif berikutnya. Dior dan A24 sekaligus mencerminkan ketertarikan Jonathan Anderson pada hubungan mode dan film, serta mendukung para mahasiswa melalui kesempatan untuk mengenal lebih dekat proses kreatif sekaligus sisi teknis dalam produksi film dan teater.

Previous Post
GHBALI – Lobby Aerial View Dusk

Kartografi Rasa Grand Hyatt Bali, Nusa Dua

Advertisement
Sign in