
Di Paris Haute Couture Week, Rahul Mishra mempersembahkan koleksi Haute Couture Fall/Winter 2026–2027 bertajuk Devi. Terinspirasi dari filosofi India tentang energi feminin, koleksi ini memaknai sosok Devi sebagai simbol pencipta, pelindung, dan kekuatan kehidupan. Melalui perpaduan kriya tradisional India dan pendekatan couture modern, Rahul Mishra menghadirkan karya yang kaya akan makna sekaligus keahlian para perajin.
Alam sebagai Simbol Devi

Presentasi energi Devi melalui bordir tiga dimensi yang membentuk permukaan busana. Palet hitam, gading, merah tua, hijau zamrud, hingga emas diperkaya kristal dan benang metalik yang menciptakan permainan cahaya pada setiap siluet.
Ilusi Batu yang Terbuat dari Kain

Salah satu sorotan koleksi ini adalah busana yang tampak seperti pahatan batu, padahal dibuat dari kain yang lembut dan elastis. Melalui teknik single-thread embroidery, Rahul Mishra menyusun benang satu per satu hingga menciptakan ilusi relief tiga dimensi. Berbeda dengan proses memahat batu yang mengurangi material, teknik ini justru membangun tekstur di atas kain, menghasilkan karya couture yang monumental sekaligus ringan saat dikenakan.
Warisan Kriya India dalam Couture

Teknik bordir tradisional seperti zardozi, aari, dan naqshi menjadi bagian penting dalam koleksi ini. Bagi Rahul Mishra, bordir bukan sekadar dekorasi, melainkan cara menghadirkan tekstur, volume, dan cerita dalam setiap busana.
Perayaan atas Energi Feminin




Melalui Devi, Rahul Mishra menunjukkan bahwa Haute Couture Fall/Winter 2026–2027 bukan hanya tentang keindahan visual, tetapi juga penghormatan terhadap perempuan, alam, dan warisan kriya India. Setiap siluet menjadi pengingat bahwa kelembutan dan kekuatan dapat hadir berdampingan dalam satu karya couture.