Cerita Pernikahan Plot Twist Sherina dan Baskara
Baskara Mahendra dan Sherina Munaf menyatukan temali hidup mereka dengan segala hasrat, asa, dan cita yang dipunyai. Berdua, mereka membulatkan hati menghadapi kehidupan bersama — all the good, exciting, and bad parts of it.
12 Feb 2021



Sebagai seorang bujang usia 25 tahunan, update di lingkaran pertemanan saya sudah mulai dipenuhi momen-momen lamaran-nikahan-lahiran. Dua pertanyaan yang tebersit di benak saya setiap kali momen-momen tersebut melintas di linimasa: mengapa? dan bagaimana? Mengapa seseorang bisa memutuskan untuk menjalani hidup bersama dengan seseorang yang lain begitu saja? Bagaimana bisa?

Pertanyaan yang saya yakin bukan milik sendiri, tetapi secara pribadi selalu menarik untuk ditanyakan kepada mereka yang nekad mengikat diri dalam matrimoni. Sebab pernikahan adalah simbol komitmen sehidup semati, terus berdua apapun yang terjadi. Mengapa dan bagaimana bisa seseorang menjatuhkan pilihan untuk membuat komitmen tersebut kepada seorang yang lain?

Baca Juga: Ini Impian Bersama Sherina Munaf dan Baskara Mahendra

Maka pertanyaan yang sama saya lontarkan pula ke pasangan baru, Baskara Mahendra dan Sherina Munaf. “Bagaimana saya bisa sampai ke simpulan [untuk menikah] juga enggak pernah benar-benar bisa dijelaskan. I can if I want to but I don’t dwell on it,” kata Sherina lewat sambungan video conference di pekan pertama Januari. 

Sebagaimana banyak perempuan muda Ibukota di usia 20-an, pernikahan juga sempat menjadi hal yang “ditakuti” Sherina. Persepsi-persepsi akan pernikahan sebagai komitmen yang amat besar memang bisa membuat pernikahan terasa begitu rumit. “Awalnya kami sangat drift away from that [marriage]. Tapi pada akhirnya ini menjadi hal yang kami inginkan, to explore together and run together. Untuk menghadapi yang seru-seru di dunia tapi enggak sendirian.”

Memang, ada kalanya kita dipertemukan dengan orang-orang yang kemudian meninggalkan kita dengan segudang pertanyaan. Namun, ada saatnya pula kita dipertemukan dengan mereka yang kehadirannya membawa serta jawaban. Itu juga yang rasanya terjadi Sherina dan Baskara, bahwa kebersamaan mereka tidak lagi mengusik hati masing-masing dengan berbagai pertanyaan. Alih-alih memberikan jawaban atas rencana-rencana yang telah dirancang.

Baca Juga: Cerita Pernikahan Plot Twist Sherina dan Baskara

“Mungkin karena kita berdua sudah memutuskan untuk terus bersama, spend our time together, sharing achievement dan pekerjaan kita bersama,” sambung Baskara. Baginya kebersamaan mereka kini memberikan landasan yang lebih ajeg untuk mereka sama-sama melangkah ke depan, mencapai asa dan cita bersama, mewujudkan hasrat kekaryaan berdua. “Kita jadi lebih mudah planning berdua karena sudah jadi satu unit. Bukan lagi sendiri-sendiri.”

Pernikahan Baskara dan Sherina menjadi kejutan menyenangkan bagi banyak orang di tengah pandemi. Bahwa cinta tetap tumbuh, tanpa peduli seperti apa situasinya. Berita bahagia pernikahan mereka datang dari unggahan keduanya di media sosial. Sepenggal video singkat yang menunjukkan keduanya memamerkan jari manis berhias cincin pernikahan. “Plot twist.” Begitu dua patah kata caption yang menyertai unggahan Sherina. 

Jika dalam film plot twist menandakan akhir cerita, tidak demikian dengan kisah Baskara dan Sherina. Komitmen baru mereka ini juga membuka sejuta kemungkinan untuk berbagai proyek yang bisa mereka lakukan berdua. Keduanya memang punya hasrat yang untuk terus belajar dan berkarya, dan keduanya menemukan inspirasi yang terus menjaga api mereka dalam diri satu sama lain.

Teks: Shuliya Ratanavara | Foto: Ikmal Awfar Pengarah Gaya: Erin Metasari Busana: Friederich Herman, Amot Syamsuri Muda, Wilsen Willim | Rias Wajah: Priscilla Rasjid | Rias Rambut: Chikie Vers

Seluruh tim dan talent yang terlibat pada pemotretan ini melakukan tes PCR bekerjasama dengan GSI Lab.


 

 


Topic

Sherina Munaf

Author

DEWI INDONESIA