Pentingnya Berkonsultasi dengan Ahli Gizi Sebelum Diet Karbohidrat
Apabila tidak dilakukan dengan benar justru bisa berdampak pada fungsi organ tubuh.
11 Jan 2022



Diet mengurangi asupan karbohidrat menjadi salah satu jenis diet paling populer yang dilakukan untuk menurunkan berat badan. Secara logika, hal ini memang tidak salah. Apalagi, mengonsumsi karbohidrat dan gula terlalu banyak memang tidak baik bagi kesehatan. Namun, mengurangi karbohidrat tanpa adanya konsultasi bersama dokter atau ahli gizi juga dapat menimbulkan dampak buruk bagi tubuh. Menurut Kimberly Gomer, MS, RD, LDN, Direktur Nutrisi di Pritikin Longevity Center, mengurangi asupan karbohidrat bisa berefek pada fungsi tubuh.
 
Di satu sisi, jika tetap dikonsumsi dengan sesuai, karbohidrat sebenarnya menjadi sumber energi terbesar sehingga dapat memengaruhi kerja jantung dalam memompa darah, membuat pencernaan bekerja dengan baik, hingga mampu mengatur sistem pernapasan, suhu tubuh, dan hormon lebih maksimal.
 
Menurut Kristin Kirkpatrick, seorang ahli diet di Cleveland Clinic, mengurangi asupan karbohidrat secara drastis dan tanpa pengawasan dokter dapat menyebabkan flu rendah karbohidrat selama beberapa hari atau minggu, yang ditandai dengan kelelahan, tubuh menjadi lemah, pusing, sakit kepala, cepat marah, dan mual.
 
Apabila mengurangi asupan karbohidrat yang berlebihan pun bisa mengakibatkan tubuh menjadi merasa sangat lapar sehingga meningkatkan hasrat makan yang lebih tinggi lagi.
 
Alih-alih menghilangkan asupan karbohidrat, Kimberly Gomer menyarankan untuk meningkatkan konsumsi serat. “Serat yang tinggi adalah kunci. Mengonsumsi banyak sayuran adalah salah satu cara terbaik untuk tetap menjadi sehat. Sayur-mayur akan memberikan kita nutrisi, kekebalan tubuh yang tinggi, dan menyehatkan jantung,” ungkapnya, melansir dari Byrdie.
 
Jika Anda tetap ingin mengurangi asupan karbohidrat, Kimberly Gomer memastikan agar cara tersebut harus dilakukan bersama dengan dokter atau ahli gizi agar bisa membuat perencanaan makan yang baik agar setiap individu tetap merasa sehat dan energi yang dikeluarkan juga tetap bisa seimbang. (RJ) Foto: Pexels.
 

 


Topic

Health

Author

DEWI INDONESIA