
UI Fashion Week 2026 kembali menyapa para pecinta mode dengan konsep yang semakin matang dan berani. Mengangkat tema “Chromepelago: Reviving Nusantara Hues”, perhelatan tahun ini menjadi selebrasi warna-warna ekspresif yang merepresentasikan kekayaan identitas budaya Indonesia melalui bahasa busana. UI Fashion Week 2026 menghadirkan ruang eksplorasi yang merangkul warisan Nusantara dan menerjemahkannya ke dalam perspektif kontemporer.
Semangat revitalisasi budaya terasa kuat di sepanjang runway. Sebanyak 21 jenama turut ambil bagian dalam main event yang digelar pada 14–15 Februari 2026 di Hotel Mercure Jakarta Gatot Subroto. Deretan desainer seperti Adrie Basuki, Atmere, AZIZA, Benari, Encapsulate the Label, Kalariang, Lina Kartika, MAI CO, Maison Obscura, Marabit, Parivara, Pardens, PLEATSSSI, RAUV Studio, Reflection, Rinon Gie, RKV Blooming, Rue, Sattka, Takkan, hingga Where’s My Grandma menghadirkan interpretasi unik yang memadukan unsur tradisi dan inovasi. Setiap koleksi tampil dengan eksplorasi warna yang selaras dengan semangat “Chromepelago”, mencerminkan keberagaman spektrum layaknya bentang kepulauan Indonesia.
Rangkaian fashion show dikemas dalam enam sesi tematik yang terinspirasi dari pulau-pulau ikonik Nusantara: Alor, Halmahera, Kanawa, Wakatobi, Medewi, dan Batu Karas. Masing-masing sesi tidak hanya menjadi penanda pergantian runway, tetapi juga simbol karakter dan keindahan tiap wilayah, menggambarkan bagaimana keberagaman budaya Indonesia dapat diterjemahkan menjadi karya mode yang segar dan relevan.
Tak hanya menghadirkan parade busana, UI Fashion Week 2026 turut diramaikan oleh bazaar brand lokal yang memberi ruang interaksi antara pelaku industri kreatif dan para fashion enthusiast. Inisiatif ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem fashion lokal yang berkelanjutan dan saling terhubung.