
Merayakan 40 tahun kehadirannya di Asia, balai lelang Christie’s menghadirkan serangkaian lelang seni dan luxury sepanjang 2026. Salah satu agenda yang berlangsung di Hong Kong pada 27–28 Mei adalah Important Watches: Featuring “Kronos: Titans of Time”, “The Eternity”, and “The Chronicle” Collections, yang mempertemukan kolektor jam tangan dari berbagai negara.
Lelang horologi selama dua hari tersebut membukukan total penjualan sebesar HK$279,4 juta atau sekitar Rp634,1 miliar. Sebanyak 93 persen lot yang ditawarkan berhasil terjual, dengan partisipasi pembeli dari 45 negara di enam benua. Hampir setengah transaksi dilakukan secara online, mencerminkan semakin luasnya akses kolektor terhadap pasar jam tangan koleksi internasional.
Patek Philippe Sky Moon Tourbillon Menjadi Lot Tertinggi
Sorotan utama lelang ini datang dari Patek Philippe Sky Moon Tourbillon Ref. 5002P-001, salah satu model paling kompleks yang pernah diproduksi oleh rumah jam asal Swiss tersebut. Jam tangan dengan desain double dial yang langka ini berasal dari koleksi pribadi Kronos: Titans of Time.
Setelah menarik minat sejumlah penawar, jam tangan tersebut terjual seharga HK$14,164 juta atau sekitar Rp30 miliar, sekaligus mencatatkan rekor baru di Christie’s untuk referensi tersebut. Hasil ini menempatkan model tersebut sebagai lot dengan nilai tertinggi dalam penjualan Important Watches tahun ini di Hong Kong.
Koleksi Jam Langka Tetap Menarik Minat Kolektor

Selain Patek Philippe, sejumlah jam tangan dari pembuat independen dan maison horologi ternama juga mencatat hasil penting. Di antaranya adalah Chronomètre à Résonance Black Label “Parking Metre” karya F.P. Journe yang memecahkan rekor lelang dunia untuk model tersebut. Jam tangan platinum produksi 2011 yang terjual seharga HK$12,06 juta (sekitar Rp27,4 miliar). Model langka ini dikenal dengan mekanisme dual time dan sistem resonansi yang menjadi ciri khas F.P. Journe.
Koleksi F.P Journe lain yang menarik perhatian adalah Le Garde Temps, Naissance d’une Montre, hasil kolaborasi Greubel Forsey, Philippe Dufour, dan Michel Boulanger. Model ini menggabungkan teknik tourbillon dan desain semi-skeletonised dalam satu karya, dan terjual dengan harga HK$11,93 juta atau sekitar Rp27,1 miliar. INi meruoakan harga tertinggi yang pernah dicapai untuk referensi tersebut di Christie’s.
Sebagai bagian dari perayaan 40 tahun Christie’s di Asia, hasil lelang ini menunjukkan bahwa pasar jam tangan koleksi masih menarik minat kolektor lintas negara dan generasi. Kehadiran pembeli baru yang semakin besar, termasuk dari kalangan Milenial dan Gen Z, menunjukkan bagaimana minat terhadap horologi terus berkembang, baik melalui ruang lelang maupun platform digital.