
Merayakan 40 tahun kehadirannya di Asia, rumah lelang global Christie’s menggelar serangkaian lelang, pameran, dan program khusus sepanjang 2026. Salah satu agenda utamanya adalah Magnificent Jewels yang berlangsung di Hong Kong pada 26 Mei.
Lelang ini membukukan total penjualan sebesar HK$581,5 juta atau sekitar US$74,2 juta, meningkat 55 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hasil tersebut mencerminkan minat yang terus berlanjut terhadap perhiasan langka di pasar lelang internasional.
Kalung Jadeite Menjadi Sorotan Lelang

Lot dengan nilai tertinggi dalam penjualan ini adalah The Ethereal Jadeite Necklace, sebuah kalung yang terdiri dari 61 butir jadeite (batu giok) dengan ukuran dan warna yang serasi. Setelah menarik persaingan dari sejumlah penawar, kalung tersebut terjual seharga HK$200,2 juta atau sekitar US$25,5 juta.
Hasil tersebut menjadikannya objek dengan nilai penjualan tertinggi di Asia pada musim semi 2026. Penjualan ini juga menunjukkan posisi jadeite sebagai salah satu kategori perhiasan yang masih memiliki daya tarik kuat di pasar Asia, terutama karena keterkaitannya dengan sejarah, budaya, dan tradisi koleksi di kawasan tersebut.
Berlian Berwarna dan Perhiasan Maison Ternama Tetap Diminati

Selain jadeite, lelang ini turut menghadirkan berbagai perhiasan yang menampilkan berlian berwarna, batu mulia, mutiara alami, serta karya dari sejumlah rumah perhiasan ternama. Salah satu yang mencatat hasil penting adalah bros berlian fancy purplish red seberat 1,78 karat yang terjual seharga HK$39,54 juta.
Sementara itu, cincin Trombino dari Bulgari dengan berlian fancy vivid pink seberat 3,17 karat terjual seharga HK$25,51 juta. Kehadiran berbagai kategori perhiasan ini memperlihatkan beragam preferensi kolektor Asia, mulai dari batu mulia berwarna hingga karya dari maison perhiasan yang memiliki nilai historis dan desain yang kuat.
***

Lelang ini juga menunjukkan bagaimana pasar koleksi luxury di Asia terus berkembang. Tiongkok Raya masih menjadi kontributor utama, sementara minat kolektor dari Asia Tenggara meningkat pesat dibandingkan tahun sebelumnya.
Partisipasi yang datang dari ruang lelang maupun platform digital turut memperlihatkan semakin luasnya akses terhadap pasar ini. Generasi Milenial dan Gen Z juga semakin terlihat perannya, dengan jumlah pembeli baru dari kedua kelompok tersebut mencapai lebih dari separuh total pembeli baru.