Jakarta Dessert Week 2026 Menggoyang Lidah dengan Kudapan Nusantara
CHANEL Coco Mademoiselle Crush Absolu, Bab Baru yang Magnetis Bersama Gracie Abrams

CHANEL Coco Mademoiselle Crush Absolu, Bab Baru yang Magnetis Bersama Gracie Abrams

CHANEL Coco Mademoiselle Crush Absolu hadir dengan intensitas baru, membawa semangat kebebasan dan daya tarik magnetis bersama Gracie Abrams sebagai wajah terbarunya
1

Ada momen ketika sebuah pertemuan meninggalkan kesan lebih lama dari yang diperkirakan. Datang seperti kejutan, menarik perhatian, lalu membuat seseorang ingin kembali. Perasaan itulah yang diterjemahkan CHANEL Coco Mademoiselle Crush Absolu, parfum terbaru yang membawa identitas Coco Mademoiselle ke dalam karakter yang lebih intens, sensual, dan magnetis.

Diracik oleh Olivier Polge, CHANEL Perfumer-Creator, COCO MADEMOISELLE CRUSH ABSOLU hadir sebagai interpretasi baru dari signature Coco Mademoiselle. Komposisinya bergerak dari kesegaran grapefruit dan lychee menuju perpaduan rose dan jasmine, sebelum menetap pada kedalaman patchouli, vetiver, dan vanilla dalam karakter ambery yang terasa pekat sekaligus membalut.

COCO MADEMOISELLE CRUSH ABSOLU lebih dari sekadar wewangian: ia adalah kekuatan magnetis, sebuah dorongan.

Advertisement

Bagi Olivier Polge, parfum ini bukan sekadar aroma, melainkan pengalaman personal yang hadir ketika dikenakan. Sebuah dorongan untuk mengejutkan diri sendiri, mengikuti insting, dan menemukan sisi diri yang mungkin belum pernah terlihat sebelumnya.

Intensitas Baru dari Coco Mademoiselle

3

Sejak pertama kali diperkenalkan pada 2001 oleh Jacques Polge, Coco Mademoiselle telah menjadi bagian penting dari dunia wewangian CHANEL. Identitasnya dibangun melalui sosok perempuan yang bebas, spontan, independen, dan tidak merasa perlu mengikuti aturan yang sudah ada.

Kini, Coco Mademoiselle Crush Absolu membawa semangat tersebut ke arah yang lebih intens.

Komposisinya diawali dengan grapefruit dan lychee yang memberikan semburat buah yang vibrant. Aroma tersebut kemudian bertemu dengan rose dan jasmine, menghadirkan sisi floral yang sensual. Di bagian akhir, patchouli, vetiver, dan vanilla memberikan kedalaman woody dan ambery yang membuat jejak wanginya terasa lebih kaya.

Perpaduan tersebut menciptakan keseimbangan antara kesegaran dan kedalaman. Fruity notes terasa hidup di awal, sebelum perlahan berubah menjadi aroma yang lebih hangat, membalut, dan sensual.

Hasilnya adalah sebuah interpretasi Coco Mademoiselle yang tetap mempertahankan DNA aslinya, tetapi tampil dengan energi yang lebih berani.

Gracie Abrams, Wajah Baru Coco Mademoiselle

6

Bab baru ini juga hadir bersama sosok baru. CHANEL menunjuk penyanyi dan penulis lagu peraih nominasi GRAMMY® Gracie Abrams sebagai House Ambassador sekaligus wajah COCO MADEMOISELLE CRUSH ABSOLU.

Kehadiran Gracie terasa selaras dengan karakter yang ingin dibawa parfum ini. Dikenal melalui musik yang personal dan pendekatan kreatif yang khas, Gracie merepresentasikan perempuan yang tidak perlu berlebihan untuk memiliki daya tariknya sendiri.

Thomas du Pré de Saint Maur, Head of Global Creative Resources Fragrance and Beauty CHANEL, melihat karakter tersebut sebagai bagian dari semangat CHANEL.

5


Gracie secara alami merepresentasikan semangat CHANEL.

Menurutnya, Gracie memiliki kebebasan, spontanitas, dan refinement yang tidak dibuat-buat. Ia tidak sekadar mengikuti arah yang sudah tersedia, tetapi menemukan jalannya sendiri. Sikap tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Gracie dianggap tepat untuk melanjutkan kisah Coco Mademoiselle dalam chapter terbarunya.

Ketika Parfum Menjadi Pernyataan Diri

4

Ada gagasan yang terus hadir dalam identitas Coco Mademoiselle: kebebasan untuk menjadi diri sendiri.

Coco Mademoiselle digambarkan sebagai sosok yang tidak mengikuti aturan, melainkan menciptakan aturannya sendiri. Ia spontan tetapi tetap memiliki arah, independen namun tetap memikat, serta terus membayangkan sesuatu yang belum ada.

Karakter tersebut membuat parfum ini lebih dari sekadar aksesori. Ia menjadi bagian dari cara seseorang membawa dirinya.

Dalam interpretasi Crush Absolu, gagasan tersebut terasa semakin kuat. Intensitas aroma menjadi metafora untuk keberanian mengambil risiko, mengikuti keinginan, dan membiarkan diri terkejut oleh sesuatu yang baru.

COCO MADEMOISELLE CRUSH ABSOLU adalah sebuah pernyataan tentang diri.

Bagi Olivier Polge, pengalaman memakai parfum ini bersifat personal. Aromanya tidak dimaksudkan untuk membuat seseorang menyesuaikan diri dengan sebuah standar, melainkan untuk membantu memperlihatkan sisi dirinya yang sudah ada.

Savoir-Faire di Balik Sebuah Signature CHANEL

5

Di balik setiap parfum CHANEL terdapat proses panjang yang mempertemukan bahan baku pilihan, teknik penyulingan, formulasi, hingga penciptaan botol. Rumah mode ini juga mengembangkan sebagian bahan bakunya sendiri dan memberikan perhatian terhadap setiap tahapan proses pembuatan parfum.

Coco Mademoiselle Crush Absolu menjadi bagian dari warisan tersebut. Jika Coco Mademoiselle sejak awal membawa semangat yang berani dan bebas, Crush Absolu meneruskannya melalui komposisi yang lebih pekat dan emosional.

Bukan untuk menggantikan identitas yang telah dikenal, melainkan membuka sisi lain dari karakter tersebut.

Paris dan Semangat Coco Mademoiselle

2

Paris tetap menjadi tempat ikonik dalam dunia Coco Mademoiselle. Kota ini menjadi bagian dari imajinasi CHANEL sekaligus merepresentasikan semangat perempuan yang terus bergerak, bereksplorasi, dan menciptakan jalannya sendiri.

Dari Paris hingga aroma yang dikenakan di kulit, Coco Mademoiselle membawa gagasan tentang kebebasan sebagai sesuatu yang tidak perlu dijelaskan. Ia cukup dirasakan.

Kini, melalui COCO MADEMOISELLE CRUSH ABSOLU dan Gracie Abrams, CHANEL membuka chapter baru dari cerita tersebut. Lebih intens, lebih berani, dan lebih personal.

Sebuah crush yang datang tiba-tiba, meninggalkan jejak, lalu sulit dilupakan.

Previous Post
WEB HERO HEADER (6)

Jakarta Dessert Week 2026 Menggoyang Lidah dengan Kudapan Nusantara

Advertisement
Sign in