Perjalanan Kallula Menemukan Musiknya
Single “This Love” menjadi suatu perjalanan Kallua menemukan warna musiknya
22 Nov 2019




Sejak dirilis pada Oktober 2019 silam, single “This Love” dari Kallula sudah didengar lebih dari 100.000 kali di layanan streaming Spotify. Ini merupakan proyek solo pertama bagi Kallua setelah sebelumnya berkarya bersama grup musik Kimokal dan kolaborator Dipha Barus.

Membuat musik sendiri tentu berbeda dengan ketika membuat proyek musik dalam satu band atau sebagai kolaborator. “Tantangannya adalah bagaimana membedakan Kallula sebagai Kimokal, Kallula sebagai kolaborator, dan Kallula sebagai penyanyi solo,” katanya saat  menyambagi kantor Dewi, 19 November 2019.

Proses ini ia jalani dalam dua workshop yang dilakukannya bersama rekan kolaborasi sekaligus produser proyek solonya, Dipha Barus. Setelah proses mencari nada, lirik, dan notasi mereka lakukan pada sesi workshop pertama, baru di workshop kedua Kallula menemukan warna musik yang sesuai dengan dirinya.

Namun Kallula tidak lantas mematok warna musiknya di titik ini. Ia menyadari perjalanannya masih amat panjang. Begitu pula proses pembelajarannya. Maka tak menutup kemungkinan musiknya kini akan sangat berbeda dengan musiknya pada dua hingga tiga tahun yang akan datang. “Apa yang membuat saya yakin bahwa ini karya yang mau saya keluarkan adalah ketika saya merasa terhubung dengan karya ini dan merasa lagu ini bisa mewakili saya saat ini,” ujarnya.

Lagu memang menjadi salah satu cara Kallula dalam mencurahkan perasaannya. Ia menyamakan prosesnya dengan menulis catatan harian yang merekam tiap kesan dan tiap rasa. Maka lagu yang ia buat pun erat hubungannya dengan pengalaman pribadi yang dialami, termasuk “This Love”.

 


Tersambung dalam Nada
“Saya melakukan itu untuk membuat orang-orang yang mungkin punya pengalaman yang sama merasa tidak sendiri,” jelasnya. Di tengah masyarakat yang semakin indvidualis, kita sering kali mencari-cari keterhubungan dengan objek-objek lain. Lagu salah satunya. Tak jarang lagu bahkan bisa menyelamatkan kehidupan seseorang.

Hal ini pula yang dipegang Kallula dalam berkarya. Baginya adalah sebuah penghargaan ketika lagunya bisa membantu orang melewati masa-masa sulit mereka. “Momen-momen itu yang membuat saya terenyuh, bagaimana dengan sebuah lagu kita bisa menolong seseorang. Menurut saya itu tak ternilai,” kata Kallula.

Meski demikian, ia tidak ingin membuat para pendengarnya untuk terus-menerus bersedih. Maka ia juga berusaha menyelipkan pesan-pesan penerimaan diri. Misalnya di bagian akhir “This Love” ketika sang dara melantunkan lirik, “Burn the love and dance with me.” Baginya itu merupakan ajakan untuk menerima diri dan merasa cukup dengan diri sendiri. “Akhirnya kalau kamu tidak merasa cukup dengan dirimu sendiri, gimana kamu bisa membuat orang lain bahagia?” kata Kallula. (SIR). Foto: Dok. Dewi.



 

 


Topic

Profile

Author

DEWI INDONESIA