
Debut perdana Jolene Marie di Cannes Film Festival 2026 menjadi salah satu momen yang mencuri perhatian publik lewat caranya membawa budaya Indonesia tampil modern di panggung internasional. Jolene tampil mengenakan kebaya velvet hitam rancangan Intan Avantie dengan konsep “Kusuma Wijaya”.
Terinspirasi dari bunga Wijaya Kusuma yang melambangkan kemenangan, keberanian, dan keindahan sejati, kebaya tersebut hadir dalam siluet klasik kontemporer dengan detail embroidery etnik dan payet khas Indonesia yang memberi kesan elegan sekaligus mewah.

Penampilannya dipadukan dengan kain batik tulis sogan Jawa bermotif parang dan kembang, serta bros autentik dari Keraton Solo yang memperkuat sentuhan budaya Indonesia dalam keseluruhan look. Styling tersebut diarahkan langsung oleh Gusti Kanjeng Ratu Ayu Koes Indriyah sehingga setiap detail tampil harmonis antara tradisi dan modernitas.
“Bisa hadir dan berjalan di red carpet Cannes Film Festival untuk pertama kalinya adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Saya juga sangat bangga dapat membawa budaya Indonesia melalui kebaya dan batik di ajang internasional sebesar ini,” ujar Jolene Marie.
Lewat penampilannya di Cannes 2026, Jolene Marie menunjukkan bahwa kebaya, batik, dan kain tradisional Indonesia juga mampu tampil sebagai bagian dari fashion yang mencolok di salah satu ajang perfilman paling bergengsi di dunia.