
Aktris Irlandia Jessie Buckley mencatat sejarah di panggung Academy Awards dengan memenangkan kategori Aktris Terbaik (Best Actress) lewat perannya dalam film Hamnet. Kemenangan ini menjadikannya aktris Irlandia pertama yang pernah meraih penghargaan tersebut dalam sejarah Oscar.
Penghargaan tersebut diumumkan pada gelaran Oscar ke-98 yang berlangsung di Dolby Theatre, Hollywood, dan dipandu oleh komedian Conan O’Brien yang kembali menjadi pembawa acara untuk tahun kedua berturut-turut.
Ini merupakan nominasi Oscar kedua bagi Buckley. Sebelumnya, ia pernah masuk nominasi Pemeran Pembantu Wanita Terbaik (Best Supporting Actress) untuk film The Lost Daughter (2021).
Musim Kemenangan untuk Jessie Buckley
Kemenangan Buckley di Oscar menjadi penutup dari musim penghargaan yang nyaris sempurna. Sepanjang tahun ini, ia telah menyapu berbagai penghargaan utama untuk kategori aktris terbaik, termasuk dari SAG-AFTRA Awards, BAFTA, Critics Choice Awards, dan Golden Globes.
Meski menjadi favorit sejak awal, Buckley tetap tampak emosional ketika namanya diumumkan sebagai pemenang.
“This is really something,” ujarnya saat naik ke panggung sebelum menyampaikan terima kasih kepada sesama nominasi: Rose Byrne (If I Had Legs I’d Kick You), Kate Hudson (Song Sung Blue), Renate Reinsve (Sentimental Value), dan Emma Stone (Bugonia).
“Saya terinspirasi oleh seni dan hati kalian semua. Saya ingin bekerja dengan setiap dari kalian,” katanya.
Dedikasi untuk Keluarga dan Para Ibu
Dalam pidatonya, Buckley juga membagikan momen personal dengan menyebut bahwa seluruh keluarganya hadir di auditorium karena “Irlandia membelikan mereka tiket pesawat.”
Ia kemudian menengadah ke balkon sambil mencari orang tuanya di antara penonton.
“Mom, Dad, terima kasih sudah mengajarkan kami untuk bermimpi dan untuk tidak pernah didefinisikan oleh ekspektasi orang lain, tetapi mengikuti passion kami sendiri.”
Kepada suaminya, Freddie Sorensen, yang tampak terharu di antara para pemain Hamnet, Buckley berkata: “I love you. Kamu ayah yang luar biasa dan sahabat terbaikku.”
Putri mereka yang berusia delapan bulan tidak hadir di ruangan, tetapi Buckley sempat bercanda bahwa sang bayi mungkin “tidak tahu apa yang sedang terjadi dan mungkin sedang bermimpi tentang susu.” Meski begitu, ia menambahkan bahwa ibunya memenangkan Oscar adalah “hal yang cukup besar.”
Karena malam itu juga bertepatan dengan Mother’s Day di Inggris, Buckley menutup pidatonya dengan dedikasi khusus.
“Saya ingin mendedikasikan ini untuk kekacauan indah dari hati seorang ibu. Kita semua berasal dari garis panjang perempuan yang terus mencipta, melawan segala rintangan.”
Performa Emosional dalam Hamnet

Disutradarai oleh pemenang Oscar Chloé Zhao, Hamnet mengisahkan Agnes, seorang perempuan yang jatuh cinta pada guru bahasa Latin miskin bernama William Shakespeare (diperankan Paul Mescal).
Film ini mengikuti kehidupan keluarga mereka hingga tragedi besar terjadi ketika putra mereka yang berusia 11 tahun, Hamnet, meninggal karena wabah.
Melalui kisah duka keluarga tersebut—yang kemudian menginspirasi lahirnya tragedi Shakespeare Hamlet—Buckley menghadirkan performa emosional yang kuat dan begitu intim.
Perannya sebagai Agnes berhasil memikat penonton sekaligus menegaskan posisi Buckley sebagai salah satu aktris paling menonjol di generasinya—dan kini, sebagai aktris Irlandia pertama yang membawa pulang Oscar untuk kategori Best Actress.