
Palari Films resmi merilis teaser trailer serta video musik lagu tema untuk film terbaru mereka yang berjudul Desember Jani. Dirancang oleh para sineas dan pemeran perempuan dari berbagai generasi, film ini menghadirkan narasi tentang dinamika emosional sebuah keluarga yang terdiri dari empat perempuan lintas generasi yaitu seorang nenek, ibu, dan dua remaja putri. Selain pengenalan jajaran pemain dan cuplikan perdana, proyek ini juga menandai bergabungnya Luna Maya di kursi produser eksekutif.
Jarak Emosional di Tengah Ruang Keluarga
Film garapan sutradara Ariani Darmawan ini mengangkat kisah keretakan hubungan keluarga yang berpusat pada tokoh Winnie (Sigi Wimala). Usai putri sulungnya, Julia (Hyori Mika), pergi dari rumah, Winnie harus menjaga keutuhan keluarga sembari menghadapi jarak emosional dengan putri bungsunya, Jani (Chempa Puteri), serta pendampingan dari Oma (Tutie Kirana).
Film ini memperlihatkan betapa rumitnya komunikasi di dalam rumah tangga, di mana rasa bersalah, gengsi, serta kesulitan bersikap terbuka sering kali menjadi penghalang utama untuk saling mendekatkan diri. Kehangatan serta ikatan antar-karakter ini turut diperkuat melalui elemen audio-visual yang mengiringi dinamika emosional mereka sepanjang penceritaan.
Hal ini juga diakui oleh Sigi Wimala, pemeran sosok Winnie. Katanya, “Banyak banget masalah yang dialamin sama ibu sehari-hari yang very simple, konflik-konflik masalah miskomunikasi, masalah yang enggak diselesaikan yang akhirnya numpuk menjadi sesuatu yang lebih berat. Sebagai orang tua, selalu ingin yang terbaik untuk anak, tapi kadang kita tidak tahu bagaimana memulai pembicaraan (conversation) sama anak kita karena mungkin generational gap itu.”
Bahasa Cinta dalam Kompleksitas Hubungan
Karakter Winnie menggambarkan sosok ibu yang berupaya menjaga keutuhan rumah tangga di tengah rasa bersalah atas minggatnya putri sulungnya. Konflik batin tersebut memperlihatkan sulitnya menyampaikan perhatian secara terbuka, hingga rindu dan kasih sayang justru hadir dalam bentuk diam, gengsi, atau batas emosional yang tak terucapkan. Mengenai kerumitan bahasa cinta dan ekspresi emosi dalam film ini, Sigi kembali menyampaikan pandangannya,
“Tidak semua yang pergi benar-benar hilang. Mungkin itu juga bisa menggambarkan bahwa yang pergi itu bisa jadi tidak selamanya, bisa jadi sementara,” ujarnya..”Apa yang terjadi di keluarga ini adalah bentuk ekspresi cinta, dengan berbagai layer dan kompleksitas.
Gengsi tapi rindu, namun lebih baik tidak bertemu. Semua itu rasanya ada di dalam keluarga dan itu yang tetap menjadikannya sebuah keluarga.”
Ruang Karya Bersama Para Perempuan
Momen ini juga menjadi ajang untuk mengenalkan Luna Maya di kursi produser eksekutif. Keterlibatannya semakin memperkuat jajaran proyek film yang digawangi oleh para perempuan, mulai dari sutradara Ariani Darmawan, produser Meiske Taurisia, penulis skenario Cyntha Hariadi, hingga jajaran pemain.
Mengenai keterlibatannya dalam All Women Project ini, Luna Maya menyampaikan antusiasmenya,
“Saya merasa sangat senang bisa menjadi bagian dari produser eksekutif film Desember Jani. Sebuah film dengan warna lain yang hangat dari Palari Films, yang selama ini selalu menjaga kualitas filmnya di bioskop, dan berdaya saing di festival film internasional. Saya juga bangga menjadi bagian dari All Women Project ini,” ungkap Luna Maya.
Selain itu, Palari Films juga merilis video musik untuk lagu tema berjudul “Kopi Kaleng” ciptaan Harlan Boer. Lagu tersebut diaransemen ulang serta dinyanyikan oleh Hyori Mika dan Chempa Puteri. Penggarapan video musiknya disutradarai dan disunting langsung oleh Hyori Mika untuk menguatkan gambaran hubungan persaudaraan antara karakter Julia dan Jani.
Seluruh pengambilan gambar film ini dilakukan di sebuah rumah di Bandung, Jawa Barat. Pendekatan visual ini menghadirkan cerita yang dekat dengan keseharian keluarga Indonesia mengenai jarak emosional dan komunikasi antar-generasi. Desember Jani dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 10 Desember 2026.
Teks : Bunga Aurelia
Editor : Mardyana Ulva