Satu Abad Rahmi Hatta, Mengenang Sosok Ibu Bangsa yang Bersahaja

Peringatan satu abad kelahiran Rahmi Hatta menjadi ruang perayaan seni, busana, dan aksi sosial yang merawat nilai kepedulian serta keteladanan bagi generasi kini.
IMG_8318
Perhelatan Fashion Performance Art “RUMAH” di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, mempersembahkan perpaduan pertunjukan musik, tari, serta peragaan busana warisan Rahmi Hatta dalam rangka memperingati satu abad kelahiran sosok Ibu Bangsa.


Peringatan satu abad Rahmi Hatta menjadi momen istimewa untuk mengenang sosok perempuan tangguh yang tidak hanya mendampingi Sang Proklamator, Mohammad Hatta, tetapi juga memancarkan inspirasi tersendiri bagi Indonesia. Melalui perhelatan puncak Fashion Performance Art bertajuk “RUMAH” serta aksi sosial nikah massal “Ikatan Cinta” bagi 40 pasangan di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Yayasan Meutia Hatta Swasono menghadirkan kembali kenangan serta nilai-nilai luhur yang beliau wariskan. Acara penghormatan memperingati 1 abad Rahmi Hatta ini dihelat untuk merayakan hidup, karya, serta nilai kepedulian yang dikemas dekat dengan hati masyarakat.

Keanggunan Sosok Perempuan di Balik Sejarah Bangsa

Meutia Farida Hatta, putri dari Mohammad Hatta dan Rahmi Hatta, mengenang sang ibu sebagai sosok yang penuh kasih, mengayomi, serta senantiasa menanamkan nilai-nilai kesederhanaan dan kepedulian dalam keluarga. Lahir di Bandung pada 16 Februari 1926, Siti Rahmiati Hatta memegang peran yang tidak sebatas mendampingi seorang pimpinan negara. Ia adalah figur perempuan yang memadukan keanggunan, kedisiplinan, serta keteguhan sikap dalam kesehariannya. Sejak usia muda, ia terbiasa hidup di tengah dinamika perjuangan kemerdekaan dan memahami betul arti pengabdian.

Sifatnya yang tenang namun berwibawa membuatnya mampu menjaga ritme kehidupan keluarga di tengah pusaran sejarah. Dari perjalanan hidupnya, beliau membuktikan bahwa kekuatan seorang perempuan dapat terpancar lewat kesederhanaan, kebaya yang selalu dikenakannya dengan bangga, serta prinsip hidup yang teguh untuk senantiasa rendah hati.

Advertisement

Jejak Keteladanan yang Mendidik dan Mengayomi

Peran Rahmi Hatta memberikan banyak inspirasi nyata yang relevan lintas generasi. Ia menunjukkan cara menjadi jembatan hangat antara rakyat dan pemimpinnya, mengelilingi berbagai pelosok nusantara untuk menyapa serta memberi semangat kepada kaum perempuan. 

Keteladanannya tercermin saat ia memilih menabung demi membeli mesin jahit sendiri tanpa sedikit pun menyentuh fasilitas negara. Sikapnya yang mengayomi seperti seorang ibu bangsa, kecintaannya pada budaya lokal, hingga kepedulian sosialnya menjadi contoh konkret bagaimana sebuah keteladanan diwujudkan dalam tindakan sehari-hari.

Semangat kepedulian ini pula yang dirasakan langsung oleh Meutia Hatta dalam peringatan satu abad sang ibu. Ia mengungkap,Yang membuat saya terharu adalah melihat kepedulian Ibu bisa diteruskan. Ada masyarakat yang membutuhkan kesempatan untuk menikah, ada yang menghadapi berbagai kesulitan, dan hari ini kita bisa hadir bersama mereka.”

xxx

Di tengah kondisi Indonesia yang kini tengah diuji oleh berbagai krisis ekologis dan kerusakan alam, ketenangan dan kedamaian yang dimiliki Rahmi Hatta menjadi penawar yang sangat kita butuhkan. Gaya hidupnya yang tidak bersandar pada kemewahan melainkan pada kedalaman nilai memberikan pelajaran berharga tentang arti keseimbangan hidup yang sesungguhnya. 

Pada akhirnya, memperingati satu abad sosoknya bukan hanya membawa kita mengenang sejarah, tetapi juga mengajak kita menyelami kembali kejernihan pikir dan kedamaian hati yang beliau tinggalkan untuk kita teladani.

Teks : Bunga Aurelia
Editor : Mardyana Ulva

Previous Post
Sahabat Kian Podcast x Osteria Gia – perimenopause (2)

Mengenali Perimenopause bersama Sahabat Kian: Saatnya Lebih Peka pada Perubahan Tubuh

Next Post
Vishal Dashani sleep coach – Ritual Sebelum Tidur yang Memberi Waktu bagi Tubuh untuk Beralih

Unwinding: Ritual Sebelum Tidur yang Memberi Waktu bagi Tubuh untuk Beralih

Advertisement
Sign in