Chanel Spring 2020 Couture: Ode untuk Coco Chanel

Refleksi napak tilas Virginie Viard akan perjalanan Gabrielle ‘Coco’ Chanel

Virginie Viard menelusuri sejarah Gabrielle “Coco” Chanel di asrama biarawati Aubazine di Corrèze, Perancis. Di sanalah Gabrielle muda dititpkan sang ayah dan dari sanalah inspirasinya mengakar hingga ia mendirikan rumah mode legendaris Perancis.

Ambil contoh warna hitam-putih yang menjadi warna kesukaan mademoiselle Chanel dan kemudian menjadi salah satu DNA rumah mode miliknya. Maka jadilah Virginie memutuskan untuk berziarah ke Aubazine, mengulik inspirasi untuk koleksi Chanel Spring 2020 Couture yang menjadi ode untuk Coco.

Inspirasi itu hadir dalam pakaian-pakaian hasil terjemahannya akan pakaian biarawati dan murid-muridnya. Lengkap dengan sepatu-sepatu hitam khas sekolah Katolik. “Karl tidak menyukainya, ia selalu bilang itu jelek. Tetapi saya rasa saya harus melakukannya,” kata Virginie.

Advertisement

Selain itu, Virginie juga menciptakan tekstil halus yang terbuat dari rajutan dan sekuin yang menyerupai kaca patri di kapel Aubazine. Seluruh koleksi ini menghadirkan ketenangan musim panas yang hangat. Lewat koleksi ini pula Virginie menegaskan visinya untuk Chanel: nyaman dan bersahabat bagi pemakainya tanpa mengorbankan eksplorasi kreatif. (SIR). Foto: Chanel.

 

 
Previous Post
a9a3bdde22636f19ec6df276b810076f.jpg

Pemenang SAG Awards Ini Kenakan Perhiasan Buatan Indonesia

Next Post
b8857b12460275b0cfee0a5caa13b778.jpg

Valentino Spring 2020 Couture: Percobaan Siluet Baru

Advertisement
Sign in